x Pulau Seribu Asri

Warga Manggarai Tewas Gantung Diri Diduga Terlilit Utang

waktu baca 2 menit
Senin, 23 Feb 2026 16:42 236 Arthur

Viralterkini.id, NTT — Seorang pria berusia 60 tahun berinisial DN ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di sebuah rumah kosong di Kabupaten Manggarai, Sabtu (21/2/2026) sore.

Keluarga menduga korban nekat mengakhiri hidup karena tekanan ekonomi dan utang koperasi harian berbunga tinggi.

Peristiwa ini menggegerkan warga Desa Beo Rahong, Kecamatan Ruteng. Banyak warga langsung berdatangan ke lokasi setelah mendengar teriakan keluarga korban.

Korban Ditemukan Anak Kandungnya

Putri korban, Elsiana Jiana, menemukan DN sekitar pukul 16.00 Wita di dalam rumah yang sedang kosong karena ditinggal pemiliknya merantau ke Kalimantan.

Saat masuk ke rumah, ia melihat ayahnya tergantung menggunakan tali nilon yang terikat pada balok atap seng. Ia segera berteriak meminta bantuan warga sekitar.

Warga kemudian datang dan menurunkan tubuh korban. Namun, DN sudah tidak bernyawa. Keluarga lalu membawa jenazah ke rumah duka yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Diduga Tertekan Masalah Utang

Keluarga dan warga sekitar menyebut DN mengalami tekanan berat akibat utang di koperasi harian dengan bunga tinggi. Beban tagihan itu terus menumpuk dalam beberapa waktu terakhir.

Meski demikian, DN tidak pernah menyampaikan langsung keluhannya kepada keluarga. Ia dikenal sebagai pribadi pendiam dan jarang menceritakan masalah pribadinya.

Peristiwa ini menimbulkan keprihatinan di tengah masyarakat karena memperlihatkan dampak tekanan ekonomi terhadap kondisi mental warga.

Polisi Lakukan Olah TKP

Petugas dari Polres Manggarai segera mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan warga. Tim SPKT bersama Unit Reskrim dan identifikasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kasat Reskrim Polres Manggarai, AKP Donatus Sare, memimpin langsung pemeriksaan di lokasi.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan fisik maupun indikasi tindak pidana lain pada tubuh korban. Polisi menyimpulkan sementara bahwa korban mengakhiri hidupnya sendiri.

Keluarga Tolak Visum

Polisi menyarankan agar jenazah dibawa ke RSUD Ruteng untuk dilakukan visum. Namun, keluarga menolak pemeriksaan medis tersebut.

Keluarga menyatakan menerima peristiwa ini sebagai musibah dan memilih tidak melanjutkan proses hukum.

Penolakan visum itu dituangkan dalam surat pernyataan tertulis yang ditandatangani oleh saudara korban, Bernadus Rabung.

Jenazah DN disemayamkan di rumah duka. Keluarga merencanakan pemakaman pada Senin (23/2/2026).

Warga Diminta Waspada Tekanan Ekonomi

Peristiwa ini kembali mengingatkan masyarakat akan bahaya tekanan ekonomi yang tidak tertangani. Warga menilai utang dengan bunga tinggi dapat memicu stres berat dan gangguan psikologis.

Tokoh masyarakat setempat mengimbau warga agar tidak memendam masalah sendiri. Mereka juga meminta keluarga dan lingkungan sekitar lebih peka terhadap perubahan perilaku orang terdekat.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa persoalan ekonomi dan kesehatan mental perlu mendapat perhatian bersama agar tragedi serupa tidak terulang. (**)

VIRAL NETWORK

INSTAGRAM

6 hours ago
6 hours ago
6 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri