x Pulau Seribu Asri

Tips Ngabuburit Jadi Sarana Kelola Energi dan Emosi

waktu baca 2 menit
Rabu, 18 Feb 2026 09:19 19 Rainy Bintang

Viralterkini.id – Tradisi ngabuburit di Indonesia kini mengalami pergeseran makna. Jika sebelumnya identik dengan aktivitas santai menunggu waktu berbuka puasa, kini masyarakat urban mulai memaknainya sebagai momen pengelolaan energi dan emosi menjelang Maghrib.

Di tengah perubahan gaya hidup perkotaan, kebiasaan sekadar nongkrong sore perlahan ditinggalkan. Masyarakat cenderung memilih aktivitas yang lebih fungsional dan terstruktur agar waktu tunggu terasa lebih produktif. Pilihan kegiatan yang tepat pada jam-jam kritis menjelang berbuka terbukti membantu menjaga fokus serta menekan rasa lemas akibat penurunan kadar gula darah.

Aktivitas spiritual masih menjadi pilihan utama. Mengaji, berdzikir, hingga menyimak kultum singkat—baik secara langsung maupun daring—dinilai efektif menjaga ketenangan pikiran sekaligus mengisi waktu dengan nilai ibadah. Pendekatan ini memberi ruang refleksi sebelum memasuki waktu berbuka dan rangkaian ibadah malam.

Selain itu, kegiatan literasi ringan seperti membaca buku bertema islami atau menulis jurnal pribadi juga mulai diminati. Aktivitas intelektual dengan intensitas rendah dinilai mampu menyalurkan ide tanpa menguras konsentrasi berlebihan. Secara psikologis, ritme waktu pun terasa berjalan lebih cepat dan tidak membosankan.

Bagi pekerja dan pelajar, waktu sore dimanfaatkan untuk menyelesaikan tugas administratif berintensitas ringan. Kegiatan domestik seperti membersihkan kamar atau merapikan sudut rumah turut memberikan efek psikologis positif berupa rasa lega dan nyaman saat azan Maghrib berkumandang.

Jika kondisi fisik memungkinkan, olahraga ringan seperti peregangan atau jalan santai di sekitar rumah juga menjadi pilihan. Aktivitas ini membantu menjaga sirkulasi oksigen tetap optimal, dengan catatan tetap memperhatikan batas kemampuan tubuh agar tidak memicu dehidrasi sebelum berbuka.

Dari sisi sosial, ngabuburit tetap memiliki peran penting dalam mempererat hubungan keluarga. Bersantai bersama anggota rumah, mencoba resep sederhana di dapur, hingga berburu takjil secara bijak menjadi cara melepas penat setelah seharian beraktivitas.

Fenomena berburu takjil pun kini berkembang menjadi momen interaksi sosial yang meriah di berbagai sudut kota. Meski begitu, prinsip utama ngabuburit tetap pada kesederhanaan serta kemampuan menyesuaikan diri dengan kondisi fisik masing-masing individu.

Pemanfaatan waktu sore secara terencana dinilai mampu menghindarkan rasa bosan yang kontraproduktif. Mulai dari menonton tayangan ringan, menulis, hingga menikmati udara sore melalui jalan santai, seluruh aktivitas tersebut bermuara pada upaya menjaga stabilitas suasana hati.

Dengan menanamkan niat tulus dalam setiap kegiatan kecil, momen menunggu berbuka tidak lagi dipandang sebagai beban fisik. Sebaliknya, ia menjadi ruang transisi yang bermakna sebelum memasuki waktu ibadah malam. (rby)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

INSTAGRAM

20 hours ago
20 hours ago
20 hours ago
20 hours ago
20 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri
error: Content is protected !!