x Pulau Seribu Asri

SIWO PWI Pusat Kecam Intimidasi Wartawan Oleh Official Malut United FC

waktu baca 3 menit
Minggu, 8 Mar 2026 17:06 40 M Ary K

Viralterkini.id, Jakarta – Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Pusat menyatakan keprihatinan mendalam sekaligus mengecam keras tindakan intimidasi yang dialami sejumlah wartawan saat meliput pertandingan BRI Super League antara Malut United dan PSM Makassar di Stadion Gelora Kie Raha.

Insiden tersebut terjadi pada Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 23.05 WIT, sesaat setelah pertandingan berakhir. Peristiwa ini dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap kebebasan pers dan hak kerja jurnalistik yang dijamin oleh undang-undang.

Salah satu wartawan yang menjadi korban adalah Irwan Djailani alias Bradex, jurnalis dari Radio Republik Indonesia Ternate. Ia didatangi dan diintimidasi oleh seorang pria yang diduga ofisial tim Malut United, bahkan dipaksa menghapus rekaman video yang merupakan bagian dari kerja jurnalistiknya.

Tidak hanya itu, ofisial yang sama juga meminta steward untuk mengusir sejumlah jurnalis dari area tribun, meski para wartawan telah mengantongi kartu identitas resmi dari penyelenggara kompetisi. Tindakan tersebut dinilai sebagai bentuk penghalangan kerja jurnalistik yang tidak dapat dibenarkan.

Situasi di dalam stadion juga sempat memanas ketika ofisial tersebut membuntuti tim wasit hingga ke area ruang ganti, menggedor pintu dengan keras, serta melontarkan umpatan dan ancaman kepada perangkat pertandingan. Akibatnya, tim wasit terpaksa bertahan di ruang ganti selama sekitar satu setengah jam dan baru dapat meninggalkan stadion sekitar pukul 00.20 WIT setelah polisi dan steward memastikan kondisi stadion telah kondusif.

Ketua Umum SIWO PWI Pusat, Suryansyah, menegaskan bahwa tindakan intimidasi terhadap wartawan merupakan pelanggaran serius terhadap kebebasan pers.

“Wartawan yang hadir di lapangan telah mengantongi kredensial resmi dan menjalankan tugas jurnalistik yang sah. Tidak ada satu pun pihak yang berhak menghalangi, mengancam, apalagi memaksa mereka menghapus hasil kerja jurnalistiknya,” ujar Suryansyah di Jakarta, Minggu (8/3/2026).

Kecaman serupa juga disampaikan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Maluku Utara, Asri Fabanyo. Ia menilai tindakan intimidasi tersebut tidak dapat dibenarkan karena menghambat kerja jurnalistik yang dilindungi oleh undang-undang.

Menurut Asri, para wartawan yang melakukan peliputan dalam pertandingan tersebut telah dilengkapi kartu identitas resmi dari penyelenggara kompetisi dan bekerja sesuai standar operasional prosedur.

“Mereka bekerja di lapangan sesuai SOP dan dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Karena itu, segala bentuk penghalangan terhadap kerja wartawan merupakan pelanggaran hukum,” tegasnya.

SIWO PWI Pusat juga menegaskan tidak akan tinggal diam atas kejadian tersebut. Organisasi wartawan olahraga itu berencana melaporkan kasus ini secara resmi kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia serta mendorong aparat penegak hukum untuk menindaklanjutinya secara serius.

Selain itu, SIWO PWI Pusat mendesak PT Liga Indonesia Baru selaku operator kompetisi untuk segera menjatuhkan sanksi tegas kepada oknum ofisial Malut United yang diduga terlibat dalam intimidasi terhadap wartawan dan perangkat pertandingan.

“Intimidasi terhadap wartawan adalah ancaman terhadap demokrasi dan hak publik atas informasi. Kami akan terus berdiri di garis terdepan untuk melindungi setiap wartawan olahraga Indonesia dalam menjalankan tugasnya,” kata Suryansyah.

Dalam pernyataan resminya, SIWO PWI Pusat juga mengingatkan seluruh pihak dalam ekosistem sepak bola Indonesia—mulai dari manajemen klub, ofisial tim, suporter, hingga penyelenggara kompetisi—bahwa kehadiran wartawan merupakan bagian penting dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas dunia olahraga.

Organisasi tersebut juga menyerukan kepada seluruh wartawan olahraga Indonesia agar tidak gentar dalam menjalankan tugas jurnalistik, sembari menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan keselamatan dan kebebasan pers di dunia olahraga nasional. (ma)

INSTAGRAM

15 hours ago
16 hours ago
16 hours ago
17 hours ago
17 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri