Ilustrasi: Viralterkini.id Viralterkini.id – Indonesia memiliki kekayaan laut yang luar biasa, termasuk komoditas rumput laut yang nilai ekonominya mencapai puluhan triliun rupiah. Tidak hanya menjadi sumber penghidupan masyarakat pesisir, rumput laut kini juga menjadi primadona investasi dengan potensi penyerapan ekonomi yang luas dari hulu ke hilir.
Rumput laut sering disebut sebagai “emas hijau” karena nilainya yang tinggi serta prospeknya dalam ekonomi laut berkelanjutan.
Indonesia termasuk salah satu produsen rumput laut terbesar di dunia, dengan produksi jutaan ton per tahun yang terus meningkat. Walaupun sebagian besar masih diekspor sebagai bahan baku mentah, nilai ekonominya sudah sangat signifikan.
Permintaan global terhadap produk rumput laut terus meningkat setiap tahunnya. Nilai perdagangan rumput laut dunia mencapai miliaran dolar, dan dengan pengembangan industri hilir, potensi nilai tambahnya bisa jauh lebih besar di masa depan.
Produk turunan seperti carrageenan, agar-agar, hingga bahan baku bioplastik dan nutraceutical menunjukkan diversifikasi yang menjanjikan pasar ekspor dan domestik.
Saat ini Indonesia masih mengekspor banyak rumput laut dalam bentuk mentah atau kering.
Namun, pemerintah dan pelaku industri semakin mendorong hilirisasi, mengolah rumput laut menjadi produk bernilai tinggi seperti kosmetik, obat-obatan, bahan pangan fungsional, bioplastik, dan bahkan biofuel.
Hilirisasi dapat meningkatkan pendapatan, memperkuat industri domestik, dan membuka akses ke pasar global yang lebih luas.
Generasi Z memiliki peran penting dalam revolusi industri rumput laut Indonesia. Dengan kemampuan digital, kreativitas, dan akses pengetahuan teknologi baru, Gen Z bisa membawa inovasi dalam:
Partisipasi Gen Z di sektor ini tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan dan ekonomi biru — pertumbuhan ekonomi yang menjaga keseimbangan antara ekonomi dan ekologi laut.
Komoditas rumput laut memberi dampak lebih dari sekadar keuntungan finansial:
Rumput laut bukan lagi sekadar tanaman laut biasa, ia adalah salah satu komoditas kunci yang bisa membawa Indonesia ke peta ekonomi global yang lebih mapan.
Dengan dukungan teknologi, keahlian Gen Z, serta integrasi antara riset, industri dan pemerintah, rumput laut bisa menjadi sumber daya strategis untuk pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di era modern. (**)
Tidak ada komentar