x Pulau Seribu Asri

Rakor Pemkab Halteng: Menuju Kemandirian Desa dan Penuntasan Isu Prioritas

waktu baca 2 menit
Selasa, 28 Apr 2026 17:34 97 Dano

Sekda Halteng Bahri Sudirman, menyampaikan sambutan mewakili Bupati dalam pembukaan Rapat Koordinasi Pemerintah Daerah bersama Camat, Kepala Desa, dan BPD se-Halteng Tahun 2026 di Weda, Selasa (28/4/2026). Foto: Zamrud Laksamana

Viralterkini.id, HALTENG – Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) menggerakkan seluruh Camat, Kepala Desa, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintah Daerah tahun 2026. Forum ini bertujuan menyelaraskan visi pembangunan daerah dari tingkat kabupaten hingga ke unit pemerintahan terkecil di desa.

​Sekretaris Daerah (Sekda) Halmahera Tengah, Bahri Sudirman, membuka acara tersebut mewakili Bupati Ikram Malan Sangadji.

Dalam arahannya, Bahri menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi syarat mutlak untuk mewujudkan kemandirian desa serta menyelesaikan berbagai tantangan pembangunan.

​“Solidaritas, komitmen, dan kerja sama yang baik dari seluruh jajaran pemerintahan menentukan keberhasilan pembangunan daerah. Desa memegang peran sebagai ujung tombak sekaligus wajah keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan kita,” ujar Bahri Sudirman saat membacakan sambutan tertulis Bupati di Weda, Selasa (28/4/2026).

​Menuntaskan 7 Isu Strategis

​Pemerintah Daerah menetapkan tujuh isu strategis sebagai barometer prioritas pembangunan menuju tahun 2027. Fokus utama tersebut meliputi:

  1. Mendorong Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang saat ini masih memerlukan penguatan.
  2. Meningkatkan Angka Harapan Hidup melalui penguatan sektor kesehatan.
  3. Memacu Partisipasi Masyarakat dalam perencanaan dan inovasi daerah.
  4. Mempercepat Pembangunan Infrastruktur dan konektivitas antarwilayah.
  5. Mengoptimalkan Potensi Ekonomi daerah serta memitigasi risiko bencana banjir.
  6. Mengelola Sampah secara terpadu dan berkelanjutan.
  7. Menyediakan Rumah Layak Huni bagi seluruh masyarakat.

Bahri menginstruksikan pemerintah desa agar menyusun program kerja yang sinkron dengan tujuh poin prioritas ini. Hal tersebut bertujuan agar alokasi anggaran memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga.

​Mendorong Inovasi dan Kemandirian

​Rakor ini juga memberi penekanan khusus pada penguatan tata kelola keuangan desa. Bupati meminta para kepala desa meningkatkan kualitas pengelolaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) secara akuntabel dan transparan.

​Pemerintah daerah menetapkan lima instruksi utama sebagai pedoman kerja:

  • Menyinkronkan program desa dengan kebijakan prioritas kabupaten.
  • Memperkuat tata kelola keuangan desa agar tepat sasaran.
  • Memberikan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan responsif.
  • Menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban sebagai fondasi pembangunan.
  • Menciptakan inovasi agar desa tumbuh secara mandiri dan berkelanjutan.

“Kita harus menjadikan forum ini sebagai sarana evaluasi dan penyamaan persepsi. Saya ingin desa-desa di Halmahera Tengah tumbuh menjadi desa yang mandiri dan mampu mengelola potensinya sendiri,” tambah Bahri.

​Jajaran Forkopimda, para asisten, staf ahli, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut menghadiri kegiatan ini. Melalui koordinasi yang solid, Pemerintah Kabupaten optimis seluruh program pembangunan tahun 2026 akan berjalan sesuai rencana. (Dano)

VIRAL NETWORK

INSTAGRAM

12 hours ago
19 hours ago
19 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri