x Pulau Seribu Asri

LavAni Tumbangkan Bhayangkara di Proliga 2026

waktu baca 3 menit
Jumat, 6 Feb 2026 08:28 12 Agung

Viralterkini.id, Jakarta – Jakarta LavAni Livin’ Transmedia kembali menunjukkan dominasinya di ajang Proliga 2026.

Tim asuhan David Lee itu sukses menundukkan juara bertahan Jakarta Bhayangkara Presisi dengan skor telak 3-0 (25-19, 25-17, 25-21) pada laga pembuka seri kedua putaran kedua yang berlangsung di GOR Ken Arok, Malang, Kamis (5/2).

Kemenangan tersebut membuat LavAni semakin kokoh di puncak klasemen sementara sekaligus memperpanjang catatan tak terkalahkan mereka menjadi enam pertandingan.

Hasil ini juga menegaskan posisi LavAni sebagai salah satu kandidat terkuat peraih gelar juara Proliga musim ini.

Sejak awal pertandingan, LavAni tampil dominan dan langsung mengendalikan jalannya laga. Mengandalkan distribusi bola akurat dari setter Dio Zulfikri, LavAni menerapkan skema serangan cepat dan variatif.

Kombinasi pukulan tajam dari Taylor Sander, Boy Arnes, serta kekuatan blok Hendra Kurniawan membuat pertahanan Bhayangkara Presisi berada di bawah tekanan.

Pada set pertama, LavAni langsung unggul 10-7. Bhayangkara Presisi mencoba mengejar melalui serangan Aimal Khan dan Rendy Tamamilang, namun rapatnya pertahanan LavAni membuat upaya tersebut kerap kandas.

Memasuki fase krusial, LavAni menjauh dengan keunggulan 21-13 sebelum menutup set pembuka dengan skor 25-19.

Bhayangkara Presisi sempat bangkit di awal set kedua. Tim asuhan Reidel Toiran itu unggul cepat 8-5 dan mulai menemukan ritme permainan.

Namun, situasi tersebut tidak berlangsung lama. Pelatih LavAni, David Lee, segera mengambil time out untuk menenangkan anak asuhnya dan mengatur ulang strategi.

Keputusan tersebut terbukti efektif. LavAni berhasil menyamakan kedudukan menjadi 9-9 dan berbalik unggul 14-11 setelah Bhayangkara melakukan sejumlah kesalahan sendiri.

Blok solid dari Nato Dickinson dan Hendra Kurniawan beberapa kali menggagalkan spike Arjuna dan Yudha Mardiansyah. LavAni terus menekan hingga akhirnya mengamankan set kedua dengan skor meyakinkan 25-17. Dominasi LavAni berlanjut di set ketiga.

Mereka unggul cepat 8-4 dan tampak semakin percaya diri. Bhayangkara Presisi mencoba mengubah pendekatan permainan dengan instruksi lebih tenang dari Reidel Toiran. Upaya tersebut sempat membuahkan hasil ketika Bhayangkara memperkecil jarak menjadi 13-14.

Pertandingan sempat memanas ketika Bhayangkara Presisi menurunkan pemain lapis kedua seperti Rizal dan Kevin. Pergantian ini sempat memberikan kejutan dan membuat skor mendekat hingga memasuki angka 21.

Namun, pengalaman dan kematangan mental LavAni kembali berbicara pada poin-poin krusial. Serangan tajam Boy Arnes dan kolega memastikan LavAni menutup set ketiga dengan skor 25-21 sekaligus mengunci kemenangan 3-0.

Kunci kemenangan LavAni dalam pertandingan ini terletak pada kedisiplinan blok, efektivitas servis, serta variasi serangan yang sulit dibaca lawan.

Sebaliknya, Bhayangkara Presisi terlihat kesulitan menjaga konsistensi permainan, terutama saat menerima tekanan servis LavAni yang agresif.

Usai pertandingan, pelatih Bhayangkara Presisi Reidel Toiran mengakui timnya belum tampil maksimal. Meski demikian, ia tetap optimistis anak asuhnya mampu memperbaiki performa pada laga-laga berikutnya.

“Kami tidak bermain maksimal hari ini, tetapi kami tetap optimistis tim ini bisa tampil lebih baik ke depannya,” ujar pelatih asal Kuba tersebut.

Ia juga menjelaskan keputusan menurunkan pemain lapis kedua di akhir set ketiga sebagai bagian dari strategi dan regenerasi tim.

Salah satu pemain Bhayangkara Presisi, Alvin Daniel, mengungkapkan bahwa timnya bermain di bawah performa terbaik.

“Kami sempat mengimbangi LavAni di akhir set ketiga, tetapi masih banyak yang harus dievaluasi, terutama kerja sama tim,” kata Alvin.

Di kubu LavAni, asisten pelatih Erwin Rusni mengaku bersyukur atas hasil positif tersebut. Ia menilai para pemain mampu menjalankan instruksi dengan baik sepanjang pertandingan.

“Pemain tampil optimal. Servis, receive, dan blok berjalan cukup bagus,” ujar Erwin.

Sementara itu, Boy Arnes menilai performa tim secara keseluruhan sudah solid, meski evaluasi tetap diperlukan.

“Permainan kami cukup bagus, tetapi kekompakan tim tetap harus ditingkatkan,” ujarnya.

Dengan hasil ini, LavAni semakin percaya diri menatap laga-laga berikutnya di Proliga 2026, sementara Bhayangkara Presisi dituntut segera bangkit untuk menjaga peluang bersaing di papan atas klasemen. (ag)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

WhatsApp Image 2026-01-11 at 14.22.35

INSTAGRAM

3 hours ago
3 hours ago
3 hours ago
3 hours ago
3 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri