Kredit Foto: Porostimur.com Viralterkini.id – Ketua Komisi I DPRD Kota Tual, Yudha Pratama, mendesak agar dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum anggota Brimob terhadap seorang siswa madrasah diusut secara terbuka, adil, dan tidak memihak.
Ia menyampaikan bahwa sejak kasus tersebut mencuat ke publik, dirinya secara pribadi maupun atas nama lembaga DPRD telah menjalin komunikasi intensif dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan penanganan perkara berjalan sesuai prosedur hukum.
“Kami akan segera melakukan pertemuan dengan Kapolres Tual setelah beliau kembali dari tugas luar daerah,” kata Yudha dikutip dari Porostimur.com, pada Jumat (20/2/2026).
Sebagai politisi Partai Demokrat, Yudha menegaskan bahwa Komisi I DPRD Tual memiliki komitmen penuh untuk mengawasi proses hukum agar tidak menyimpang dari aturan yang berlaku.
“Komisi I DPRD akan terus mengawal dan mendorong adanya kepastian hukum melalui fungsi pengawasan, sehingga proses penanganan perkara ini berjalan objektif, transparan, dan sesuai peraturan perundang-undangan,” ujarnya.
Ia menilai, dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan oknum aparat tersebut telah melampaui batas kewajaran dan bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan.
“Negara memberikan mandat dan seragam kepada aparat untuk melindungi masyarakat, bukan untuk merenggut nyawa warga sipil,” tegasnya.
Yudha juga berharap kasus ini menjadi peringatan bagi seluruh Aparat Penegak Hukum agar selalu mengedepankan pendekatan humanis dalam menjalankan tugas serta menghindari sikap arogan terhadap masyarakat.
“Semoga peristiwa ini menjadi pembelajaran bagi aparat agar tetap menjunjung sikap profesional dan tidak bertindak sewenang-wenang,” katanya.
Selain itu, ia mengapresiasi perhatian luas dari berbagai elemen masyarakat, termasuk akademisi, praktisi hukum, dan aktivis, yang turut mengawal kasus ini melalui pernyataan dan surat terbuka kepada Pemerintah Kota serta DPRD Tual.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kepedulian semua pihak. Ini menunjukkan bahwa kontrol publik terhadap proses penegakan hukum berjalan dengan baik dan mencerminkan kehidupan demokrasi yang sehat,” tutup Yudha. (**)
Tidak ada komentar