Bupati Halteng, Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si. (tengah), didampingi Kepala Dinas PMD Mustami Jamal, secara simbolis memotong pita pada prosesi peresmian 2 unit RLH di Desa Persiapan Santosa, Kecamatan Patani Utara, Selasa (24/3/2026). Foto: Supriansah Nurdin
Viralterkini.id, HALTENG – Semburat cahaya oranye di langit sore Patani Utara menjadi saksi bisu saat Bupati Halmahera Tengah, Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si. (IMS), melangkahkan kaki di Desa Persiapan Santosa pada Selasa, 24 Maret 2026. Di tengah hamparan hijau desa tersebut, dua unit Rumah Layak Huni (RLH) dengan atap merah mencolok berdiri kokoh—sebuah pemandangan yang kontras sekaligus melegakan, menandai hadirnya negara di tengah masyarakat kecil.
Langkah ini bukan sekadar seremoni fisik, melainkan manifestasi dari kebijakan prioritas Bupati Halteng yang menempatkan kesejahteraan papan sebagai fondasi utama pembangunan manusia di Halmahera Tengah.
Di halaman rumah yang baru saja tuntas pembangunannya itu, kendaraan dinas operasional DG 1 terparkir, seolah menegaskan bahwa komitmen kepala daerah hadir langsung hingga ke titik terjauh demi memastikan rakyatnya hidup layak.

“Program perumahan ini adalah instrumen negara untuk mengangkat harkat dan martabat masyarakat melalui sentuhan kebijakan yang langsung menyentuh aspek paling mendasar, yakni hunian yang layak,” tegas Bupati Ikram di hadapan warga.
Pembangunan 2 unit RLH ini dibiayai sepenuhnya melalui APBD Perubahan 2025 yang dikelola secara teknis oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD).
Kepala Dinas PMD, Mustami Jamal, menekankan bahwa pemilihan penerima manfaat didasarkan pada verifikasi data yang sangat ketat agar tepat sasaran.

“RLH ini secara khusus menyasar Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan mereka yang berada pada desil ekonomi terbawah agar bantuan ini benar-benar memutus rantai kesulitan hidup warga kita,” ujarnya saat mendampingi Bupati di lokasi.
Suasana haru menyelimuti wajah pasangan Idris Kasim (31) dan Mahani Bakari (28) saat menerima kunci rumah yang akan menjadi lembaran baru kehidupan mereka.
Kebahagiaan serupa terpancar dari Endang Saputri (25), istri dari Rudidin Ata (28), yang tak kuasa menahan syukur karena kini ia bisa merawat sang ibu yang sudah lansia di rumah yang jauh lebih sehat dan aman.

“Selama ini kami hanya bisa bermimpi punya tempat berteduh yang tenang; terima kasih Bapak Bupati atas tangan dinginnya, kini keluarga kami bisa menetap dengan tenang bersama ibu kami yang sudah lansia,” ungkap Endang Saputri dengan nada penuh haru dan mata berkaca-kaca.
Interaksi hangat antara Bupati dan warga di bawah semilir angin sore itu menutup rangkaian acara dengan pesan kuat bahwa kepemimpinan adalah tentang dedikasi nyata bagi rakyat. (Dano)
Dokumentasi Kegiatan:




