Ilustrasi: Enervon.co.id Viralterkini.id – Perjalanan jauh dengan kereta atau pesawat sering kali membuat tubuh cepat lapar, lelah, bahkan mudah kesal jika tidak didukung asupan makanan yang tepat.
Membawa camilan yang sehat, mengenyangkan, dan aman dikonsumsi selama perjalanan dapat membantu menjaga energi tetap stabil serta membuat perut lebih nyaman.
Berikut 10 jenis makanan ringan yang mudah dibawa, praktis dimakan, dan cocok menemani perjalanan panjang Anda.
Kacang almond, mete, kenari, biji labu, atau biji bunga matahari merupakan camilan paling praktis untuk perjalanan.
Kandungan protein, lemak sehat, dan seratnya mampu menahan rasa lapar sekaligus memberi energi bertahap selama beberapa jam. Selain bergizi, camilan ini tidak berantakan dan mudah disimpan di tas.
Granola bar biasanya terbuat dari gandum, kacang-kacangan, biji-bijian, dan buah kering. Kombinasi karbohidrat, protein, dan serat menjadikannya sumber energi instan yang tahan lama.
Karena dikemas kecil dan tidak memerlukan pendinginan, camilan ini sangat praktis untuk perjalanan jauh.
Thepla khas Gujarat atau paratha kering berbahan methi, ajwain, atau kentang berbumbu ringan bisa bertahan segar hingga satu atau dua hari tanpa kulkas.
Roti pipih ini cocok dibawa untuk perjalanan kereta, bus, maupun penerbangan karena mengenyangkan dan tetap nikmat dimakan tanpa lauk tambahan.
Kismis, kurma, ara, atau aprikot kering merupakan sumber energi alami yang manis dan ringan di perut. Cukup segenggam saja sudah mampu mengusir rasa lelah.
Selain tahan lama, buah kering juga kaya vitamin, mineral, dan antioksidan yang baik untuk tubuh selama perjalanan.
Khakra yang tipis dan renyah atau mathri yang lebih tebal dan gurih bisa menjadi teman minum teh atau kopi saat perjalanan.
Disimpan dalam wadah kedap udara, keduanya tetap renyah dan tidak mudah rusak. Teksturnya yang kering membuatnya praktis dan tidak merepotkan.
Murmura atau chivda terbuat dari nasi kembung, kacang panggang, daun kari, dan rempah-rempah ringan.
Versi rendah minyak sangat cocok untuk dibawa bepergian karena tidak mudah tumpah, tetap renyah, dan tidak memerlukan penyimpanan khusus. Selain ringan di perut, camilan ini cukup mengenyangkan.
Idli dan dhokla tidak selalu harus disantap hangat. Jika disimpan dalam wadah tertutup rapat, makanan ini dapat bertahan beberapa jam tanpa pendinginan.
Teksturnya yang lembut dan mudah dicerna membuatnya cocok dikonsumsi saat duduk lama di perjalanan. Bisa dimakan langsung atau dengan sedikit chutney.
Mi cup instan atau poha kemasan praktis memberi sensasi makan besar meski sedang jauh dari rumah. Tinggal diseduh air panas, Anda sudah mendapat makanan hangat yang mengenyangkan.
Selain ringan dan tidak mudah rusak, makanan ini cocok untuk mengisi perut saat perjalanan panjang.
Keju potong atau keju stik dapat bertahan beberapa jam tanpa kulkas, terutama jenis keju olahan.
Kandungan protein dan kalsiumnya membantu menahan lapar sekaligus memberi energi cepat. Keju juga cocok dipadukan dengan biskuit gandum atau roti kering.
Sandwich isi kering seperti kentang, wortel, mentimun, atau paneer menjadi pilihan aman untuk perjalanan. Hindari penggunaan mayones atau saus basah agar tidak cepat basi.
Bungkus dengan aluminium foil atau simpan dalam wadah kedap udara supaya tetap segar dan praktis dimakan kapan saja.
Makanan perjalanan sebaiknya mudah dibawa, tidak cepat rusak, dan cukup mengenyangkan.
Dengan memilih camilan yang tepat, perjalanan panjang tidak lagi terasa melelahkan karena tubuh tetap mendapat energi dan nutrisi yang dibutuhkan.
Tidak ada komentar