x Pulau Seribu Asri

Perundingan 21 Jam di Islamabad Buntu, AS dan Iran Saling Salahkan

waktu baca 2 menit
Senin, 13 Apr 2026 06:48 23 M Ary K

Viralterkini.id, Islamabad – Upaya diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran kembali menemui jalan buntu setelah perundingan maraton selama 21 jam di Islamabad, Pakistan, Minggu (12/4/2026). Kedua negara gagal mencapai kesepakatan damai dan justru saling menyalahkan atas kebuntuan tersebut.

Pertemuan ini menjadi sorotan dunia karena merupakan kontak langsung pertama antara Washington dan Teheran dalam lebih dari satu dekade, sekaligus dialog tingkat tinggi paling signifikan sejak Revolusi Islam Iran 1979. Agenda utama perundingan mencakup isu sensitif seperti program nuklir Iran dan keamanan di Selat Hormuz.

Namun, setelah pembicaraan intensif, seluruh delegasi meninggalkan Islamabad tanpa hasil konkret. Kegagalan ini mempertegas rumitnya konflik berkepanjangan yang telah menelan ribuan korban jiwa serta berdampak pada lonjakan harga minyak global.

Wakil Presiden AS, JD Vance, yang memimpin delegasi Washington, mengungkapkan kekecewaannya atas hasil perundingan tersebut. Ia menilai Iran tidak memenuhi sejumlah syarat utama yang diajukan oleh pihaknya.

“Berita buruknya adalah kami belum mencapai kesepakatan, dan saya pikir itu berita buruk bagi Iran jauh lebih daripada bagi Amerika Serikat,” ujar Vance.

Ia menegaskan bahwa AS telah menetapkan batasan yang jelas, terutama terkait isu nuklir. Menurutnya, Washington membutuhkan komitmen tegas dari Iran untuk tidak mengembangkan senjata nuklir maupun teknologi yang dapat mempercepat produksi senjata tersebut.

Sementara itu, pihak Iran memberikan pandangan berbeda. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran menyebut suasana negosiasi dipenuhi ketidakpercayaan dan menilai wajar jika kesepakatan belum tercapai dalam satu sesi.

Media pemerintah Iran juga melontarkan kritik terhadap sikap AS. Kantor berita Tasnim menilai tuntutan Washington terlalu berlebihan dan menjadi penghambat utama dalam proses negosiasi.

Meski demikian, laporan dari media Iran mengindikasikan bahwa beberapa isu teknis sebenarnya telah menemukan titik temu. Namun, persoalan strategis seperti pengawasan program nuklir dan kepentingan di Selat Hormuz tetap menjadi batu sandungan utama.

Kegagalan perundingan ini menunjukkan bahwa jalan menuju perdamaian antara kedua negara masih panjang. Perbedaan kepentingan mendasar serta rendahnya tingkat kepercayaan menjadi tantangan besar dalam setiap upaya diplomasi ke depan. (ma)

VIRAL NETWORK

INSTAGRAM

1 day ago
1 day ago
1 day ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri