x Pulau Seribu Asri

Bupati Rejang Lebong Ditangkap KPK dalam OTT Kedua Ramadan 2026

waktu baca 3 menit
Selasa, 10 Mar 2026 01:44 22 Denny Pohan

Viralterkini.id, BENGKULU — Muhammad Fikri Thobari, Bupati Rejang Lebong, ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di wilayah Provinsi Bengkulu. Penangkapan tersebut terjadi pada Senin malam, 9 Maret 2026, dan dikonfirmasi kepada publik pada Selasa, 10 Maret 2026.

OTT ini menjadi operasi tangkap tangan kedelapan yang dilakukan KPK sepanjang tahun 2026 serta merupakan yang kedua selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan penangkapan tersebut saat dikonfirmasi oleh media dari Jakarta. Ia menyampaikan bahwa Fikri Thobari bersama sejumlah pihak lainnya saat ini sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik KPK.

“Benar, yang bersangkutan diamankan dalam operasi penindakan di Bengkulu. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan,” kata Fitroh.

13 Orang Diamankan dalam OTT
Dalam operasi senyap tersebut, tim penindakan KPK mengamankan total 13 orang. Dari jumlah itu, sembilan orang kemudian dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Gedung Merah Putih KPK.

Selain mengamankan sejumlah pihak, penyidik juga menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai. Namun hingga kini KPK belum mengungkapkan secara rinci jumlah uang yang disita dalam operasi tersebut.

Sebagai bagian dari proses penyidikan, tim KPK juga melakukan penyegelan terhadap sejumlah ruangan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong guna mengamankan dokumen dan barang bukti lain yang berkaitan dengan perkara.

Langkah tersebut merupakan prosedur standar dalam setiap OTT yang dilakukan KPK untuk memastikan seluruh bukti yang diperlukan dalam penyelidikan dapat diamankan.

Penentuan Status Hukum 1×24 Jam
Setelah diamankan, Fikri Thobari bersama pihak-pihak lainnya menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Berdasarkan ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), penyidik memiliki waktu maksimal 1×24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang terjaring OTT tersebut.

Dalam kurun waktu tersebut, KPK akan memutuskan apakah Fikri Thobari dan pihak lain yang diamankan akan ditetapkan sebagai tersangka atau dilepaskan setelah pemeriksaan awal.

Penangkapan kepala daerah ini menjadi perhatian luas publik karena masa jabatan Fikri Thobari sebagai Bupati Rejang Lebong tergolong masih relatif baru.

Harta Kekayaan Rp19,5 Miliar
Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan kepada KPK, Muhammad Fikri Thobari tercatat memiliki total kekayaan sebesar sekitar Rp19,5 miliar pada tahun 2024.

Data tersebut kini kembali menjadi sorotan publik seiring dengan penangkapan dirinya dalam operasi tangkap tangan KPK.

Masyarakat pun menantikan penjelasan resmi dari KPK mengenai konstruksi perkara, termasuk dugaan tindak pidana korupsi yang melatarbelakangi operasi penindakan tersebut.

Rangkaian OTT KPK Sepanjang 2026
Penangkapan Bupati Rejang Lebong ini menambah daftar panjang operasi tangkap tangan KPK sepanjang awal tahun 2026.

OTT pertama tahun ini terjadi pada 9–10 Januari terkait dugaan suap dalam pemeriksaan pajak di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, tepatnya di Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara.

Selanjutnya, pada 19 Januari KPK menangkap Wali Kota Madiun, Maidi, yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka dugaan pemerasan. Di hari yang sama, Bupati Pati, Sudewo, juga terjaring OTT terkait dugaan pemerasan dalam pengisian jabatan perangkat desa.

Operasi berlanjut pada 4 Februari dengan OTT di Kantor Pelayanan Pajak Madya Banjarmasin terkait restitusi pajak. Kasus lainnya menjerat mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terkait importasi barang tiruan.

OTT keenam terjadi pada 5 Februari dalam kasus dugaan korupsi sengketa lahan yang melibatkan pimpinan Pengadilan Negeri Depok. Sementara itu, pada 3 Maret, Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengadaan jasa outsourcing.

Publik Menanti Pengungkapan Kasus
Penangkapan Fikri Thobari menambah daftar kepala daerah yang terjerat kasus korupsi di Indonesia. Publik kini menunggu pengumuman resmi dari KPK mengenai pasal yang disangkakan serta kronologi lengkap perkara yang menjerat Bupati Rejang Lebong tersebut.

KPK menegaskan akan menuntaskan setiap perkara korupsi secara profesional, transparan, dan akuntabel. Proses hukum yang berjalan diharapkan dapat memberikan efek jera sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. (dp)

INSTAGRAM

1 day ago
1 day ago
1 day ago
1 day ago
1 day ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri