x Pulau Seribu Asri

22 Awak Kapal Iran Korban Serangan AS Akhirnya Dipulangkan

waktu baca 2 menit
Minggu, 8 Mar 2026 21:33 44 Arthur

Viralterkini.id – Sebanyak 22 awak kapal perang Iran yang selamat dari serangan Amerika Serikat telah meninggalkan rumah sakit di Sri Lanka. Mereka sebelumnya menjalani perawatan akibat luka saat kapal perang Iran tenggelam di perairan Samudra Hindia.

Tenaga medis merawat para korban sejak Rabu (4/3/2026) di Rumah Sakit Karapitiya, kota pelabuhan Galle. Setelah kondisi mereka membaik, otoritas setempat mengizinkan mereka keluar dari rumah sakit.

“Sepuluh orang lainnya masih menjalani perawatan,” kata seorang petugas medis rumah sakit kepada AFP, Minggu (8/3/2026).

Petugas membawa para korban selamat yang telah pulih ke sebuah resor pantai di distrik yang sama. Tempat itu menjadi lokasi penampungan sementara.

Pencarian Korban Dihentikan

Angkatan Laut Sri Lanka juga menghentikan pencarian awak kapal yang hilang. Tim pencari melakukan penyisiran laut selama beberapa hari setelah kapal tenggelam.

Data resmi Sri Lanka menyebut lebih dari 60 orang masih hilang.

Seorang pejabat Angkatan Laut Sri Lanka menyebut timnya menemukan banyak korban tewas selama operasi.

“Kami telah mengevakuasi 87 jenazah dan terus mengidentifikasi para korban,” kata pejabat tersebut.

Rumah Sakit Karapitiya kini menyimpan puluhan jenazah tentara Iran yang ditemukan dari laut.

Sri Lanka Bantah Tekanan AS

Pemerintah Sri Lanka membantah laporan tentang tekanan dari Amerika Serikat. Otoritas menegaskan mereka menangani situasi ini sesuai hukum internasional.

Pejabat pemerintah mengatakan Sri Lanka memprioritaskan prinsip kemanusiaan.

“Semua korban selamat kami tangani sesuai hukum humaniter internasional,” ujar seorang pejabat pemerintah.

Pemerintah Sri Lanka juga meminta bantuan Komite Palang Merah Internasional untuk membantu proses kemanusiaan.

Awak Kapal Iran Lainnya Ditampung

Sri Lanka juga menerima 219 pelaut Iran dari kapal perang lain, IRIS Bushehr. Kapal tersebut memasuki perairan Sri Lanka setelah insiden tenggelamnya IRIS Dena.

Otoritas memindahkan para awak kapal Bushehr ke kamp Angkatan Laut di Welisara, dekat ibu kota Kolombo. Angkatan laut juga mengambil alih kapal tersebut demi alasan keselamatan.

Seorang juru bicara Angkatan Laut Sri Lanka menjelaskan rencana pemindahan kapal itu.

“Kami akan membawa kapal Bushehr ke pelabuhan Trincomalee. Namun kerusakan mesin menunda proses ini,” katanya.

Serangan Terjadi di Tengah Perang

Kapal perang Iran IRIS Dena tenggelam pada Rabu (4/3/2026). Kapal selam Amerika Serikat meluncurkan torpedo yang menghantam kapal tersebut di lepas pantai Sri Lanka.

Serangan itu menewaskan sedikitnya 87 tentara Iran. Puluhan lainnya masih hilang.

Angkatan Laut Sri Lanka juga menyelamatkan sekitar 32 tentara Iran dari laut. Banyak di antara mereka mengalami luka.

Serangan terhadap IRIS Dena menjadi insiden militer pertama di luar Timur Tengah sejak perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel meluas. (**)

INSTAGRAM

1 day ago
1 day ago
1 day ago
1 day ago
1 day ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri