Bupati Haltim Ubaid Yakub dan Sekda Ricky Chairul Richfat foto bersama jajaran direksi BUMD PCM usai RUPS Tahun Buku 2025. Foto: dok. BUMD PCM
MABA – Upaya Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) dalam memperkuat struktur kemandirian fiskal mulai membuahkan hasil konkret. Melalui performa apik di sektor jasa pertambangan, BUMD PT Perdana Cipta Mandiri (PCM) resmi menyetorkan dividen berupa Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp6 miliar untuk tahun buku 2025.
Angka ini tidak hanya menjadi catatan rekor bagi perseroan, tetapi juga menjadi bukti nyata keberhasilan transformasi tata kelola perusahaan daerah di tengah dinamika industri nikel Maluku Utara.
Pencapaian tersebut dipaparkan secara transparan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dipimpin langsung oleh Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, selaku Pemegang Kekuasaan Modal (PKM).

Ket. Foto: Bupati Ubaid Yakub (kiri) saat memimpin jalannya RUPS BUMD PCM 2025.
Forum ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Ricky Chairul Richfat selaku Dewan Pengawas, serta jajaran direksi dan dewan pengawas lainnya.
Direktur Utama BUMD PCM, Ir. Tartum, mengungkapkan bahwa sektor jasa pertambangan masih menjadi tulang punggung utama pendapatan perusahaan. Tercatat, sektor ini memberikan kontribusi dominan sebesar 95 persen terhadap total pendapatan perseroan sepanjang tahun 2025.
Kinerja gemilang ini ditopang kuat oleh kemitraan strategis dengan BUMN tambang, PT Aneka Tambang Tbk (Antam). Beberapa lini bisnis kunci yang dijalankan meliputi layanan jasa pengangkutan (hauling), material removal di wilayah operasional Pulau Pakal, serta penyewaan alat berat.
“Realisasi kontribusi PAD sebesar Rp6 miliar pada tahun 2025 menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja perusahaan. Kemitraan dengan Antam adalah faktor kunci dalam menjaga stabilitas usaha, sekaligus membuka peluang pengembangan bisnis yang lebih luas ke depan,” ujar Tartum dalam keterangan resminya, Kamis (26/3/2026).
Bupati Ubaid Yakub memberikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut. Menurutnya, kontribusi Rp6 miliar merupakan indikator keberhasilan manajemen dalam mengelola BUMD secara profesional dan akuntabel.
“Kami berharap BUMD terus meningkatkan kinerja dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat. Keberhasilan ini harus menjadi standar baru bagi pengelolaan aset daerah di Halmahera Timur,” tegas Bupati Ubaid.
Senada dengan Bupati, Sekda Haltim Ricky Chairul Richfat menekankan pentingnya diversifikasi dan penguatan peran sosial. Ia mendorong BUMD PCM untuk mulai membuka relasi bisnis baru guna mengurangi risiko ketergantungan pada satu sektor.
“BUMD tidak hanya menjadi entitas bisnis yang menghasilkan keuntungan, tetapi juga harus mampu memberikan dampak sosial yang signifikan. Dengan pengelolaan yang transparan, BUMD akan terus menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi daerah,” jelas Ricky.
Dalam evaluasi RUPS, manajemen BUMD PCM telah menetapkan sejumlah langkah strategis untuk tahun buku mendatang. Fokus utama perusahaan meliputi:
Dengan realisasi PAD yang signifikan ini, PT Perdana Cipta Mandiri kini memposisikan diri sebagai pilar strategis dalam mendukung pembangunan daerah dan kemandirian ekonomi Kabupaten Halmahera Timur. (Dano)