x Pulau Seribu Asri

Tinder dan Bumble Masih Kuasai Pasar, Ini 5 Aplikasi Kencan Paling Banyak Diunduh

waktu baca 2 menit
Rabu, 11 Feb 2026 23:18 9 Arthur

Viralterkini.id – Aplikasi kencan daring masih menjadi pilihan utama masyarakat global untuk membangun relasi di era digital. Sepanjang tahun 2025, jumlah unduhan aplikasi kencan menunjukkan tren stabil dengan persaingan yang semakin ketat antarplatform.

Meski banyak pendatang baru bermunculan, dua nama lama tetap mendominasi pasar. Tinder dan Bumble kembali menempati posisi teratas sebagai aplikasi kencan paling banyak diunduh di dunia.

Berdasarkan data industri teknologi digital, Tinder masih memimpin dengan sekitar 63 juta unduhan sepanjang 2025.

Posisi kedua ditempati Bumble dengan lebih dari 29 juta unduhan, disusul Hinge di peringkat ketiga dengan sekitar 21 juta unduhan.

Di bawahnya, Badoo menempati posisi keempat dengan hampir 20 juta unduhan, sementara Boo melengkapi lima besar dengan lebih dari 17 juta unduhan secara global.

Keberhasilan Tinder mempertahankan posisi puncak didorong oleh inovasi berbasis kecerdasan buatan (AI).

Salah satu fitur unggulannya adalah pemilihan foto profil otomatis berbasis AI yang membantu pengguna menampilkan gambar terbaik untuk meningkatkan peluang mendapatkan kecocokan.

Sementara itu, Bumble terus menarik minat pengguna dengan pendekatan yang menekankan keamanan dan kontrol di tangan perempuan. Aplikasi ini mengembangkan teknologi pendeteksi akun palsu dan spam berbasis AI yang diklaim mampu menyaring mayoritas aktivitas mencurigakan.

Hinge, yang mengusung slogan “designed to be deleted”, fokus pada pengguna yang mencari hubungan jangka panjang.

Platform ini mencatat pertumbuhan signifikan di segmen premium dengan algoritma pencocokan yang semakin presisi berkat pembelajaran mesin.

Tren penting yang terlihat sepanjang 2025 adalah semakin masifnya pemanfaatan AI dalam aplikasi kencan.

Teknologi tersebut digunakan untuk membantu menyusun profil pengguna, memberikan rekomendasi topik percakapan, hingga meningkatkan sistem verifikasi identitas melalui video secara real time.

Pengamat teknologi menilai bahwa pengguna kini tidak hanya mengejar jumlah pasangan potensial, tetapi juga kualitas interaksi dan rasa aman saat menggunakan aplikasi kencan.

“Platform yang mampu menggabungkan teknologi AI dengan perlindungan privasi dan keamanan pengguna akan lebih dipercaya masyarakat,” kata salah satu analis industri digital.

Dengan perkembangan tersebut, persaingan aplikasi kencan diprediksi akan semakin mengarah pada inovasi fitur berbasis teknologi dan pendekatan psikologis dalam mencocokkan pengguna.

Tahun 2025 menandai pergeseran penting dari sekadar aplikasi pencari pasangan menjadi ruang interaksi sosial yang lebih cerdas dan aman. (**)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

INSTAGRAM

8 hours ago
8 hours ago
8 hours ago
8 hours ago
8 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri
error: Content is protected !!