x Pulau Seribu Asri

Teheran Minta Dewan Keamanan PBB Tak Diam atas Agresi AS dan Israel

waktu baca 3 menit
Minggu, 1 Mar 2026 01:22 17 Agung

Viralterkini.id, Jakarta – Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia mengeluarkan pernyataan resmi yang mengecam keras serangan yang disebut dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap wilayah Iran pada Sabtu pagi, 28 Februari 2026.

Dalam pernyataan yang diterima Sabtu (28/2/2026), Kedubes Iran menilai serangan itu sebagai tindakan agresi yang melanggar kedaulatan dan integritas teritorial negaranya.

Menurut pernyataan resmi Kedubes Iran, serangan yang terjadi pada Sabtu pagi itu menyasar sejumlah lokasi sipil dan infrastruktur vital di Teheran serta beberapa kota lain di Iran.

Pemerintah Iran menyebut tindakan tersebut sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Kedubes Iran menegaskan bahwa tindakan yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel merupakan pelanggaran terhadap Pasal 2 ayat (4) Piagam PBB, yang melarang penggunaan kekerasan terhadap integritas teritorial atau kemerdekaan politik suatu negara.

Dalam pernyataan itu, Iran juga merujuk pada Pasal 51 Piagam PBB mengenai hak membela diri. Pemerintah Iran menyatakan bahwa sebagai respons atas serangan tersebut, Iran memiliki hak sah dan legitim untuk mengambil langkah pertahanan.

“Menanggapi agresi tersebut merupakan hak yang sah dan legitim Republik Islam Iran berdasarkan Pasal 51 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa,” demikian pernyataan resmi Kedutaan Besar Iran.

Lebih lanjut, disebutkan bahwa angkatan bersenjata Iran akan menggunakan hak tersebut sepenuhnya dalam rangka mempertahankan integritas teritorial dan kedaulatan nasional negara itu.

Iran juga menyatakan akan memberikan respons tegas dan kuat terhadap apa yang disebut sebagai agresi Amerika Serikat dan Israel.

Dalam pernyataan yang sama, Kedubes Iran menekankan bahwa negaranya merupakan salah satu pendiri Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang tujuan utamanya adalah mencegah agresi, pelanggaran perdamaian, dan ancaman terhadap perdamaian internasional.

Sehubungan dengan itu, Iran meminta Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk segera mengambil tindakan atas dugaan pelanggaran perdamaian dan keamanan internasional tersebut.

Pemerintah Iran mendesak Ketua dan para anggota Dewan Keamanan PBB agar tidak tinggal diam terhadap situasi yang dinilai dapat memperburuk stabilitas kawasan.

“Kami meminta Ketua dan para Anggota Dewan Keamanan untuk segera mengambil langkah dalam hal ini,” tulis pernyataan tersebut.

Kedutaan Besar Iran di Indonesia juga menyampaikan bahwa tindakan Amerika Serikat dan Israel dipandang sebagai ancaman serius terhadap perdamaian dan keamanan regional maupun internasional.

Dalam pandangan Iran, serangan tersebut tidak hanya berdampak pada kedaulatan nasional Iran, tetapi juga berpotensi memperluas konflik di kawasan Timur Tengah.

Selain itu, Kedubes Iran menyinggung berbagai pelanggaran yang menurut mereka telah dilakukan Amerika Serikat dan Israel selama beberapa dekade terakhir, termasuk yang berkaitan dengan hukum internasional, hak asasi manusia, dan hukum humaniter internasional.

Dalam konteks Indonesia, Kedutaan Besar Iran menyampaikan harapan agar Pemerintah dan rakyat Indonesia, termasuk tokoh politik, organisasi keagamaan dan Islam, kalangan akademisi, serta insan media, dapat secara tegas dan terbuka mengecam tindakan yang disebut sebagai dimulainya perang dan agresi terhadap wilayah Republik Islam Iran.

Seruan tersebut disampaikan sebagai bentuk ajakan solidaritas internasional terhadap Iran di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Amerika Serikat maupun Israel terkait tudingan tersebut.

Situasi ini menambah daftar panjang ketegangan antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel yang dalam beberapa tahun terakhir kerap memanas akibat perbedaan kepentingan politik dan keamanan di kawasan.

Pernyataan Kedubes Iran di Indonesia tersebut menjadi sikap resmi yang disampaikan kepada publik Indonesia, sekaligus bagian dari upaya diplomatik Iran untuk memperoleh dukungan internasional di tengah situasi yang berkembang.

Perkembangan lebih lanjut mengenai respons komunitas internasional, termasuk langkah Dewan Keamanan PBB, masih dinantikan di tengah kekhawatiran meningkatnya eskalasi konflik di kawasan. (ag/ma)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

INSTAGRAM

12 hours ago
13 hours ago
13 hours ago
18 hours ago
18 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri