Pelatih Persita, Carlos Pena. Foto Virallterkini.id/MAK Viralterkini.id, Tangerang – Memasuki paruh kedua BRI Super League 2025/26, Persita Tangerang bersiap menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan ke-18. Duel bertajuk Pendekar Cisadane kontra The Guardians ini akan digelar di Indomilk Arena, Sabtu, 24 Januari 2026.
Persita datang ke laga ini dengan kondisi skuad nyaris penuh. Gelandang anyar Ramon Bueno sudah tersedia untuk dimainkan setelah menunjukkan adaptasi positif bersama tim. Namun, Dejan Racic dipastikan absen lantaran berstatus pemain pinjaman dari Bhayangkara FC. Selain itu, Firza Andika dan Lautaro Belleggia juga harus menepi akibat akumulasi kartu kuning.
Di kubu tamu, Bhayangkara FC tampil dengan wajah baru usai mendatangkan tiga pemain asing di paruh kedua musim. Mereka adalah striker Henry Doumbia serta dua penyerang sayap berpengalaman, Moussa Sidibe dan Privat Mbarga, yang sudah tak asing di kancah sepak bola Indonesia.
Meski begitu, Persita tetap mewaspadai ancaman pemain-pemain lama Bhayangkara FC. Ilija Spasojević menjadi top skor tim dengan koleksi empat gol, disusul Fareed Sadat dan Dendy Sulistyawan yang masing-masing mencetak tiga gol.
Pelatih Persita, Carlos Pena, menegaskan timnya tidak ingin terlalu fokus pada nama-nama baru lawan. Ia mengakui perubahan skuad Bhayangkara FC membuat laga nanti sulit diprediksi.
“Kami tidak sepenuhnya tahu apa yang akan kita hadapi besok, karena mereka mengubah beberapa pemain dan kedatangan pemain baru,” ujar Pena dalam sesi jumpa pers.
“Kami tahu mereka secara individual, tapi kita tak akan tahu bagaimana mereka bermain sebagai tim.”
Pelatih asal Spanyol itu menekankan pentingnya fokus pada performa sendiri demi meraih tiga poin di hadapan Persita Fans.
“Dalam hal analisa tentu ini tak akan mudah di pertemuan pertama paruh kedua musim ini. Tapi kami ingin fokus pada diri kami sendiri dan menjadi versi terbaik kami,” lanjutnya.
Terkait peluang debut Ramon Bueno, Coach Pena mengatakan keputusan akan diambil pada hari pertandingan.
“Ramon sudah tersedia untuk bermain. Dia bisa menjadi starter, cadangan, atau bahkan tidak masuk skuad. Saya akan memutuskannya besok,” jelasnya.
Pada pertemuan pertama yang berlangsung di Lampung pada November lalu, kedua tim bermain imbang 1-1. Persita sempat unggul lebih dulu melalui Pablo Ganet sebelum Bhayangkara FC menyamakan kedudukan lewat Slavko Damjanovic di penghujung laga.
Secara rekor pertemuan, Persita sedikit lebih unggul dengan tiga kemenangan dari enam laga terakhir, sementara Bhayangkara FC meraih dua kemenangan dan satu laga berakhir imbang. Saat ini, Persita menempati posisi kelima klasemen dengan 31 poin dari 17 pertandingan, hanya terpaut tiga poin dari Malut United FC di peringkat keempat. Sementara Bhayangkara FC berada di posisi kesembilan dengan koleksi 22 poin.
Kemenangan di laga ini menjadi krusial bagi Pendekar Cisadane untuk menjaga peluang bersaing di papan atas klasemen BRI Super League 2025/26. (ma)
Tidak ada komentar