Lokasi ditemukan proyektil penembakan misterius menyasar suami anggota DPRD Jateng. Kredit Foto: JPNN.com
Viralterkini.id, Jateng – Aksi penembakan nyaris menimpa Amat Muzakhim (56), suami Nur Fatwah, anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Sementara itu, pelaku orang tak dikenal menyerang rumah Amat di Dukuh Cap Gawen, Kelurahan Kedungwuni Timur, Kabupaten Pekalongan, Sabtu (14/2) sekitar pukul 21.10 WIB.
Sebelumnya, suasana rumah cukup tenang.
Pada saat itu, Amat duduk di teras bersama beberapa tamu, termasuk seorang kepala desa. Anak-anaknya bermain di dalam rumah. Ia baru kembali dari luar sekitar pukul 20.30 WIB.
“Pelaku datang mengendarai motor, mengenakan helm dan masker. Ia berhenti di depan rumah, kemudian menembak ke arah saya. Untungnya tembakan meleset,” kata Amat.
Selain itu, pelaku tetap berada di atas motor. Amat memperkirakan tinggi pelaku sekitar 170 cm dengan postur sedang. Motor pelaku berwarna hitam dan pelat nomornya ditutup plastik.
“Tembakan hanya satu kali dari jarak sekitar 10 meter. Percikan api keluar dari pistol, lalu pelaku langsung kabur,” jelasnya.
Amat sempat ingin mengejar pelaku, namun ia urung karena pelaku membawa senjata api. Ia menegaskan bahwa ia tidak memiliki konflik pribadi dengan siapa pun.
Sementara itu, Amat sedang mendampingi penanganan kasus dugaan penculikan pedagang martabak yang ditangani Polda Jawa Tengah.
Meski begitu, ia belum bisa memastikan apakah penembakan ini terkait kasus tersebut.
Polisi langsung meninjau lokasi dan mengumpulkan bukti. Mereka mengamankan proyektil peluru, selain itu, merekam CCTV sekitar rumah. Amat menyerahkan semua rekaman kepada penyidik.
“Dengan demikian, saya serahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian,” pungkasnya.
Hingga kini, penyidik terus menyelidiki motif pelaku, termasuk kemungkinan kaitannya dengan kasus kriminal lain. Selain itu, polisi meningkatkan patroli di kawasan sekitar untuk mencegah insiden serupa.
Di sisi lain, masyarakat sekitar mengaku terkejut dan berharap pihak kepolisian segera menangkap pelaku. (**)
Tidak ada komentar