x Pulau Seribu Asri

Pemerintah Beri Bonus Jumbo untuk Atlet SEA Games 2025

waktu baca 3 menit
Kamis, 8 Jan 2026 21:54 74 Agung

Viralterkini.id, Jakarta – Pemerintah Indonesia resmi menyalurkan bonus kepada atlet dan pelatih peraih medali SEA Games 2025 Thailand dengan nilai tertinggi sepanjang sejarah.

Kebijakan ini menjadi wujud nyata komitmen Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam memberikan penghargaan atas perjuangan para atlet yang mengharumkan nama bangsa di ajang olahraga Asia Tenggara.

Penyaluran bonus dilakukan pada Kamis (8/1/2026) melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI). Dalam kebijakan terbaru ini, atlet peraih medali emas nomor perorangan menerima bonus sebesar Rp1 miliar.

Angka tersebut menjadi rekor baru dalam sejarah pemberian bonus SEA Games oleh pemerintah Indonesia, sekaligus meningkat dua kali lipat dibandingkan SEA Games 2023 Kamboja yang menetapkan bonus Rp500 juta untuk emas.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir, menegaskan bahwa kebijakan bonus ini merupakan bentuk penghargaan negara terhadap dedikasi, pengorbanan, dan kerja keras para atlet serta pelatih.

Menurutnya, Presiden Prabowo memberikan perhatian khusus terhadap masa depan atlet Indonesia, tidak hanya dari sisi prestasi, tetapi juga kesejahteraan.

“Kita berikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para atlet yang berhasil mempersembahkan medali di ajang SEA Games 2025. Bapak Presiden sangat bangga atas raihan 91 medali emas yang diraih kontingen Indonesia. Karena itu, bonus peraih emas dinaikkan dua kali lipat menjadi Rp1 miliar. Ini bukti kepedulian Presiden terhadap atlet dan komitmen pemerintah untuk terus mendukung prestasi olahraga nasional,” ujar Erick Thohir.

Kontingen Indonesia mencatatkan prestasi gemilang di SEA Games 2025 Thailand dengan total 333 medali, termasuk 91 emas. Capaian tersebut tidak hanya melampaui target yang ditetapkan sebelumnya, tetapi juga mengantarkan Indonesia finis di peringkat kedua klasemen akhir.

Prestasi ini memutus rekor panjang Indonesia yang kerap kesulitan menembus posisi dua besar saat tampil di SEA Games non-tuan rumah. Terakhir kali Indonesia menempati posisi runner-up SEA Games adalah pada edisi 1995.

Menpora menilai lonjakan bonus sejalan dengan pencapaian historis tersebut. Ia berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi tambahan bagi atlet dan pelatih untuk terus meningkatkan prestasi pada ajang multievent selanjutnya, termasuk Asian Games 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang.

Pemberian bonus kepada atlet dan pelatih ini mengacu pada Keputusan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Nomor 219 Tahun 2025 tentang Pemberian Penghargaan Olahraga kepada Olahragawan dan Pelatih Berprestasi pada Penyelenggaraan SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025.

Dalam keputusan tersebut, pemerintah mengatur secara rinci besaran bonus berdasarkan kategori cabang dan jenis nomor yang diikuti.

Untuk atlet perorangan, bonus yang diberikan adalah Rp1 miliar untuk peraih emas, Rp315 juta untuk perak, dan Rp157,5 juta untuk perunggu. Atlet ganda menerima Rp800 juta untuk emas, Rp252 juta untuk perak, dan Rp126 juta untuk perunggu.

Sementara atlet beregu memperoleh Rp500 juta untuk emas, Rp220,5 juta untuk perak, dan Rp110,25 juta untuk perunggu.

Selain atlet, pemerintah juga memberikan perhatian besar kepada pelatih yang berperan penting di balik prestasi tersebut.

Pelatih perorangan atau ganda memperoleh bonus Rp300 juta untuk emas, Rp126 juta untuk perak, dan Rp63 juta untuk perunggu.

Adapun pelatih beregu menerima Rp400 juta untuk emas, Rp189 juta untuk perak, dan Rp94,5 juta untuk perunggu.

Untuk pelatih yang menangani atlet peraih medali kedua dan seterusnya, pemerintah menetapkan bonus Rp150 juta untuk emas, Rp63 juta untuk perak, dan Rp31,5 juta untuk perunggu.

Menpora memastikan seluruh bonus akan ditransfer langsung ke rekening atlet dan pelatih melalui Bank BRI.

Sementara itu, kewajiban pajak atas bonus sepenuhnya ditanggung oleh Kemenpora RI dan dihitung sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perpajakan.

Kebijakan bonus tertinggi sepanjang sejarah ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam sistem penghargaan olahraga nasional.

Pemerintah menegaskan bahwa prestasi atlet bukan sekadar capaian medali, melainkan simbol harga diri dan martabat bangsa yang patut dihargai secara layak dan berkelanjutan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

WhatsApp Image 2026-01-11 at 14.22.35

INSTAGRAM

12 hours ago
13 hours ago
14 hours ago
14 hours ago
14 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri
error: Content is protected !!