x Pulau Seribu Asri

Naturalisasi Mauro Zijlstra Mandek, Kemenpora Belum Terima Berkas dari PSSI

waktu baca 3 menit
Rabu, 9 Jul 2025 17:32 213 Agung

Viralterkini.id, Jakarta — Proses naturalisasi pemain keturunan Indonesia asal Belanda, Mauro Zijlstra, hingga kini belum menunjukkan perkembangan berarti.

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyatakan belum menerima berkas permohonan naturalisasi Mauro dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo, saat ditemui awak media di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (9/7/2025).

Menurut Dito, berkas terbaru yang masuk dari PSSI hanya mencakup tiga pemain, yang semuanya berasal dari tim nasional putri.

“Mauro belum. Sampai saat ini belum ada pengajuan berkas dari PSSI untuk naturalisasi Mauro Zijlstra,” ujar Dito.

Ia menjelaskan bahwa proses naturalisasi bisa berbeda-beda waktunya tergantung kesiapan dan kelengkapan dokumen dari pihak pengusul, dalam hal ini PSSI.

Ia juga membenarkan bahwa ketiga pemain yang berkasnya sudah diterima adalah pesepak bola putri.

“Ya, ada tiga atlet yang diajukan oleh PSSI. Suratnya masuk di hari yang berbeda. Saya tidak hafal namanya, tapi semuanya perempuan,” tambah Dito.

Ketiga pemain putri yang dimaksud kemungkinan besar adalah Pauline van de Pol, Isabelle Nottet, dan Isabel Kopp, yang sebelumnya dikabarkan akan segera dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Putri Indonesia.

Sementara itu, ketidakjelasan soal berkas Mauro Zijlstra menimbulkan tanda tanya di kalangan penggemar sepak bola nasional.

Mauro selama ini dianggap sebagai talenta muda potensial yang dapat menjadi tambahan kekuatan lini depan Timnas Indonesia.

Mauro Zijlstra lahir di Belanda pada 9 November 2004 dan memiliki garis keturunan Indonesia. Saat ini, ia berusia 19 tahun dan memiliki postur ideal untuk seorang striker, yakni 1,88 meter.

Ia dikenal sebagai penyerang yang memiliki naluri gol tinggi dan kemampuan bermain sebagai gelandang serang.

Karier sepak bolanya dimulai di akademi AZ Alkmaar, sebelum kemudian melanjutkan pengembangan di AFC Amsterdam.

Namanya mulai mencuat pada musim 2021/2022 saat tampil mengesankan bersama tim U-18 AFC Amsterdam, dengan torehan 18 gol dan 11 assist sepanjang musim.

Kemampuannya semakin menonjol saat ditempatkan sebagai gelandang serang. Dalam sembilan pertandingan di posisi tersebut, Mauro mencetak 12 gol dan lima assist — catatan yang sangat impresif untuk pemain seusianya.

Namun, perjalanan Mauro tidak selalu mulus. Pada musim 2022/2023, ia pindah ke NEC Nijmegen U-21 dan mulai kesulitan mendapatkan menit bermain reguler.

Ia hanya tampil tujuh kali di seluruh ajang, dengan tiga gol yang dicetak dan dua kali menjadi starter penuh — termasuk saat menghadapi Den Bosch U-21 dan Vitesse di Divisi 2 U-21.

Meski begitu, Mauro sempat mencuri perhatian publik Belanda setelah mencetak hattrick ke gawang VVV-Venlo U-21.

Aksi tersebut menegaskan bahwa ia masih menyimpan potensi besar untuk berkembang.

Di tengah kebutuhan Timnas Indonesia akan sosok penyerang modern, Mauro dinilai sebagai opsi menarik.

Banyak pengamat menyebut bahwa dengan pembinaan yang tepat dan peluang bermain di level internasional, Mauro bisa menjadi bagian penting dari regenerasi skuad Garuda.

Namun hingga kini, absennya berkas dari PSSI menjadi penghambat awal proses naturalisasi.

Seperti diketahui, proses naturalisasi melibatkan banyak tahapan, mulai dari pengajuan federasi, rekomendasi Kemenpora, hingga persetujuan DPR RI.

Kemenpora sendiri menyatakan siap mendukung setiap upaya PSSI selama sesuai dengan aturan dan melalui mekanisme resmi.

Dito menegaskan bahwa pihaknya terbuka terhadap rencana naturalisasi, terutama jika pemain yang diajukan memiliki kontribusi nyata terhadap prestasi nasional.

“Pada prinsipnya, kami mendukung setiap program PSSI yang bertujuan memperkuat tim nasional. Tapi tentu saja, semua harus melalui proses yang benar dan dokumen yang lengkap,” ujar Dito.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari PSSI terkait kapan mereka akan menyerahkan berkas Mauro Zijlstra kepada Kemenpora.

Publik pun berharap federasi sepak bola nasional segera merampungkan proses administrasi agar Mauro bisa memperkuat Timnas Indonesia dalam waktu dekat.

Dengan usia muda dan pengalaman bermain di Eropa, Mauro diyakini mampu menjadi tambahan kekuatan jangka panjang untuk Timnas Indonesia — asalkan proses naturalisasinya tidak lagi berlarut-larut.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

WhatsApp Image 2026-01-11 at 14.22.35

INSTAGRAM

12 hours ago
13 hours ago
14 hours ago
14 hours ago
14 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri
error: Content is protected !!