x Pulau Seribu Asri

Marcell Siahaan Merilis “Menuju Cahaya”

waktu baca 3 menit
Selasa, 3 Mar 2026 12:19 3 Rainy Bintang

Viralterkini.id, Jakarta – Penyanyi dan penulis lagu Marcell Siahaan kembali menghadirkan karya reliji terbarunya berjudul “Menuju Cahaya” yang resmi dirilis pada bulan Februari 2026.

Lagu ini menjadi single reliji kedua setelah sebelumnya ia merilis “Tawakal” pada 2024, yang juga ditulis, dikomposisi, dan diaransemen sendiri olehnya.

Seperti karya sebelumnya, “Menuju Cahaya” kembali menunjukkan kemandirian Marcell dalam bermusik. Single ini dirilis melalui label dan penerbit musik miliknya, Ruang Menyusui Records dan MKH Publishing. Marcell bertindak sebagai produser sekaligus pengarah musik utama dalam proses produksinya.

Proses rekaman vokal dilakukan oleh Yusuf Effendi Hadiyanto di studio Ruang Menyusui. Sejumlah musisi berpengalaman turut terlibat, di antaranya Gatot Alindo pada gitar akustik dan elektrik, Ivan Alidiyan pada keyboard dan synthesizer, Stefanus Adi Wibowo sebagai pengarah vokal, serta Lawrence “Random” Widarto sebagai mixing and mastering engineer. Istri Marcell, Rima Melati Adams, juga ambil bagian dengan membacakan penggalan lirik puitis berbahasa Inggris dalam lagu tersebut.

“Jelas, cuman Rima yang paling fasih dan paling bagus pelafalan bahasa Inggris-nya di rumah ini,” ujar Marcell sambil berseloroh.

Secara tematik, “Menuju Cahaya” mengangkat perjalanan batin manusia ketika ia berhenti merasa menjadi pusat dan mulai melangkah menuju sesuatu yang lebih besar daripada dirinya. Lagu ini berbicara tentang pelepasan, bukan pencapaian; tentang belajar tunduk dan jujur pada diri sendiri, bukan menjadi benar.

Marcell Siahaan - #01
Marcell Siahaan – #01

Inspirasi utamanya berasal dari konsep Tazkiyatun Nafs atau proses pemurnian jiwa. Gagasan tersebut selaras dengan pesan dalam Al-Qur’an, khususnya Surat Asy-Syams ayat 9-10 dan Surat Al-A’la ayat 14, yang menegaskan bahwa keberuntungan sejati datang dari keberanian membersihkan batin. Makna “Cahaya” dalam lagu ini pun terinspirasi dari gambaran Cahaya Ilahi dalam Surat An-Nur ayat 35, sebagai tujuan yang didekati, bukan dimiliki.

Pendekatan musikal dan lirik dalam “Menuju Cahaya” disusun secara minimalis dan repetitif. Pengulangan lirik berfungsi layaknya doa yang diucapkan perlahan dan reflektif, menegaskan bahwa pemurnian diri bukanlah proses instan, melainkan perjalanan berkelanjutan.

Menariknya, berbeda dari karya reliji sebelumnya, lagu ini dibalut aransemen yang kental dengan nuansa elektronik. Meski demikian, Marcell memastikan ruh spiritualnya tetap terjaga.

“Saya sengaja melahirkan lagu ini dengan aransemen yang sedikit berbeda, tentunya tanpa kehilangan ruh-nya. Harapannya agar lagu ini bisa menjaring lebih banyak pendengar dari berbagai segmen yang lebih luas dan beragam. Siapapun mereka bisa memaknai musik dan lirik dari lagu ini tanpa harus menunggu momen-momen tertentu. Pemurnian diri adalah proses yang layak dirayakan oleh siapapun, di manapun dan kapanpun,” tutupnya.

Dengan “Menuju Cahaya”, Marcell menghadirkan ruang perenungan yang intim—tentang manusia yang menyadari keterbatasannya, melepaskan pembenaran diri, dan tetap memilih berjalan perlahan namun jujur menuju Cahaya. (rby)

INSTAGRAM

1 day ago
1 day ago
1 day ago
1 day ago
1 day ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri
error: Content is protected !!