Bupati Halmahera Tengah (Halteng), Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si (IMS),Foto : Supriansah Nurdin Viralterkini.id, Jakarta – Efektivitas belanja anggaran daerah dalam sektor infrastruktur dasar kembali menemukan tolok ukur baru. Bupati Halmahera Tengah (Halteng), Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si (IMS), mencatatkan performa kepemimpinan impresif dengan melampaui tren kecepatan pembangunan rumah layak huni di tingkat nasional.
Berdasarkan data realisasi fisik per Januari 2026, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah di bawah kendali Bupati IMS sukses menuntaskan pembangunan 2.451 unit Rumah Layak Huni (RLH).
Capaian ini diraih hanya dalam kurun waktu efektif 3 tahun (2023–2026), sebuah rasio akselerasi yang menempatkan Halteng sebagai salah satu daerah dengan produktivitas penyediaan hunian tertinggi di Indonesia saat ini.

Adu Data Kecepatan: Rekor IMS vs Benchmark Nasional
Dalam jurnalisme kebijakan publik, performa Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto, sering menjadi rujukan nasional dengan volume pembangunan mencapai ±4.911 unit. Namun, analisis statistik menyoroti perbedaan signifikan pada aspek durasi dan akselerasi:
Nanang Ermanto (Lampung Selatan): Mencapai akumulasi masif tersebut dalam rentang waktu panjang selama hampir 8 tahun (sejak 2017).
Ikram Malan Sangadji (Halteng): Berhasil merealisasikan 2.451 unit hanya dalam kurun waktu 3 tahun.
Secara matematis, produktivitas tahunan Bupati IMS mampu mengejar hampir separuh dari total pencapaian Lampung Selatan hanya dalam waktu sepertiga dari durasi kerjanya. Anomali positif ini pun mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Pusat sebagai standar baru percepatan infrastruktur daerah.
Fase Strategi Akselerasi
Kecepatan pembangunan di Halmahera Tengah dilakukan melalui fase yang terencana secara eksponensial:
Pada 2023-2024, Gebrakan awal dengan penuntasan 1.552 unit rumah permanen. Berlanjut pada 2025, Ekspansi masif sebanyak 899 unit tambahan untuk menjangkau desa terpencil di 10 kecamatan terdiri dari 61 Desa dan 11 Desa Persiapan.
Spesifikasi & Nilai Investasi: Kualitas Premium Rp250 Juta
Bupati IMS menetapkan standar pagu anggaran yang tinggi guna menjamin hunian permanen berkualitas, bukan sekadar bantuan stimulan ringan:
Pembangunan Baru (New Build): Anggaran berkisar Rp210 Juta hingga Rp250 Juta per unit. Nilai investasi ini menjamin kualitas bangunan permanen Tipe 36 (6×7 meter) yang dapat dikembangkan warga hingga 7×11 meter melalui skema swadaya.
Rehabilitasi (Rehab): Anggaran sebesar Rp50 Juta hingga Rp90 Juta per unit untuk standarisasi sanitasi dan struktur.
Total Investasi: Program ini telah menyerap dana daerah sebesar Rp262,39 Miliar yang dikonversi langsung menjadi aset fisik milik rakyat. Anggaran ini belum termasuk alokasi tahun 2026.
Model Kepemimpinan Teknokratis
Keberhasilan Bupati IMS memadukan kecepatan eksekusi (velocity) dengan nilai investasi yang masif menjadikannya model studi kasus kepemimpinan teknokratis di tingkat nasional. Halmahera Tengah membuktikan bahwa kemauan politik (political will) yang kuat mampu mempercepat pengentasan kemiskinan melalui solusi papan yang nyata dan berkualitas tinggi. (dano)







Tidak ada komentar