x Pulau Seribu Asri

Ketua BTN Sumardji Dijatuhi Sanksi Berat FIFA, Dilarang Dampingi Timnas 20 Laga

waktu baca 2 menit
Rabu, 4 Feb 2026 22:36 37 M Ary K

Viralterkini.id, JAKARTA – Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, dijatuhi sanksi berat oleh FIFA. Ia dilarang mendampingi Tim Nasional Indonesia selama 20 pertandingan dan dikenai denda sebesar 15.000 franc Swiss atau sekitar Rp324 juta.

Sanksi tersebut diputuskan oleh Komite Disiplin (Komdis) FIFA dalam sidang yang digelar pada 18 November 2025. Sumardji dinyatakan melanggar Pasal 14 ayat (1) huruf (l) Kode Disiplin FIFA terkait penyerangan terhadap ofisial pertandingan.

“Ya seperti itu, sanksi Komdis FIFA tidak boleh mendampingi tim di bangku cadangan selama 20 pertandingan,” ujar Sumardji saat dikonfirmasi, Rabu (4/2). Ia mengaku sangat kecewa dengan keputusan tersebut. “Saya super kecewa karena tidak masuk di nalar dengan peristiwanya,” tambahnya.

Insiden yang berujung sanksi ini terjadi usai pertandingan Timnas Indonesia melawan Irak pada 11 Oktober 2025 di Arab Saudi. Dalam laga tersebut, Skuad Garuda kalah 0-1, hasil yang sekaligus memastikan Indonesia gagal melaju ke Piala Dunia 2026.

Dalam putusannya, Komdis FIFA menyatakan Sumardji terbukti melakukan pelanggaran.

“Termohon, Sumardji Sumardji, dinyatakan terbukti melanggar Pasal 14 ayat (1) huruf (l) Kode Disiplin FIFA (FDC) karena melakukan penyerangan terhadap ofisial pertandingan sehubungan dengan laga Irak melawan Indonesia yang dimainkan pada 11 Oktober 2025 dalam rangka kompetisi pendahuluan Piala Dunia FIFA 2026™,” tulis Komdis FIFA.

Komdis FIFA juga menjatuhkan larangan mendampingi tim selama 20 pertandingan yang pelaksanaannya mengacu pada Pasal 69 FDC. Selain itu, FIFA membeberkan tujuh fakta terkait insiden tersebut, salah satunya Sumardji menerima kartu merah dari wasit asal China, Ma Ning, setelah pertandingan berakhir.

“Laporan Wasit: Kartu merah untuk manajer tim Indonesia, Sumardji (setelah pertandingan berakhir), dengan alasan: perilaku kekerasan,” tulis Komdis FIFA.

Dalam laporan lain disebutkan bahwa Sumardji dikeluarkan karena mendorong wasit secara ofensif dari belakang.

Saat kejadian, Sumardji masih menjabat sebagai manajer Timnas Indonesia. Namun, pada akhir Desember 2025, ia mengundurkan diri dari posisi tersebut menyusul kegagalan Timnas di SEA Games 2025 Thailand.

Selain larangan mendampingi tim, FIFA juga mewajibkan Sumardji membayar denda CHF 15.000 dalam waktu maksimal 30 hari sejak pemberitahuan putusan. Jika kewajiban tersebut tidak dipenuhi, Komdis FIFA menyatakan dapat menjatuhkan sanksi tambahan.

Kasus ini menjadi sorotan luas karena berdampak langsung pada keberadaan ofisial Timnas Indonesia di bangku cadangan dalam jangka panjang, sekaligus menegaskan komitmen FIFA dalam menegakkan disiplin secara ketat di level internasional. (ma)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

WhatsApp Image 2026-01-11 at 14.22.35

INSTAGRAM

1 day ago
1 day ago
1 day ago
1 day ago
1 day ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri