x Pulau Seribu Asri

Dojang Aselih Nanggala Club Tunjukkan Taring di Liga Taekwondo Series 12

waktu baca 4 menit
Minggu, 15 Feb 2026 08:35 36 Agung

Viralterkini.id, Jakarta – Atlet muda Dojang Aselih Nanggala Club kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Liga Taekwondo DKI Jakarta Series 12 yang digelar di GOR Ciracas, Jakarta Timur, pada 13–15 Februari 2026.

Dalam kejuaraan yang diikuti sekitar 2.000 peserta dari berbagai kategori tersebut, Dojang Aselih sukses membawa pulang dua medali emas dan lima medali perak dari nomor kyorugi dan poomsae.

Kompetisi yang berlangsung selama tiga hari itu mempertandingkan kategori prestasi dan pemula, dengan nomor kyorugi, poomsae, serta freestyle.

Ajang ini juga menjadi salah satu arena seleksi atlet muda yang diproyeksikan mewakili DKI Jakarta pada kejuaraan level nasional.

Medali emas pertama bagi Dojang Aselih dipersembahkan oleh Satrio Azka Putra yang turun di kelas kyorugi Pra-Cadet U-25 kg.

Atlet berusia delapan tahun tersebut tampil dominan sejak babak awal hingga final. Ia menundukkan lawannya dengan skor meyakinkan 21-9 dan 21-10.

Bagi Azka, kemenangan ini menjadi catatan istimewa dalam perjalanan kariernya. Ia mengaku medali emas tersebut merupakan raihan ketujuh dari sepuluh turnamen yang telah diikutinya.

“Alhamdulillah, ini emas ke-7 saya dari sepuluh turnamen. Semoga ke depan bisa terus berprestasi dan naik level agar mendapat lebih banyak pengalaman,” ujar siswa Sekolah Dasar Islam An-Nuriyah tersebut, Sabtu (14/2/2026).

Emas kedua disumbangkan Abhicandra Faeyza Nurcahyo yang juga tampil impresif di kategori kyorugi festival. Abhi, sapaan akrabnya, mampu mengatasi tekanan pertandingan dan menutup laga final dengan kemenangan meyakinkan.

Namun, keberhasilan Azka dan Abhi belum sepenuhnya diikuti rekan-rekannya di nomor kyorugi. Tiga atlet Dojang Aselih lainnya, yakni Akhtar Borneo Elquino Putra, Fatih Muhammad Slamet, dan Satrio Nugroho Abdullah, harus puas meraih medali perak setelah kalah di partai final.

Sementara itu di nomor poomsae festival, dua atlet muda Dojang Aselih, Azarine Sadina dan Raihan Maldini Abdurachman, juga menyumbangkan medali perak.

Keduanya kalah tipis dalam penilaian akhir setelah lawan mereka mencatatkan skor lebih tinggi berkat teknik dan konsistensi gerakan yang dinilai lebih unggul.

Pelatih utama Dojang Aselih Nanggala Club, Sabeum Ijal Abdurachman, menyampaikan rasa syukur atas capaian anak asuhnya pada hari pertama pertandingan.

“Syukur alhamdulillah, kami menurunkan empat atlet kyorugi festival dan dua atlet poomsae festival. Hasilnya dua emas dari Satrio Azka Putra dan Abhicandra Faeyza Nurcahyo, serta tiga perak di kyorugi dan dua perak di poomsae. Ini hasil kerja keras atlet dan tim pelatih,” ujar Ijal.

Ia menegaskan bahwa pembinaan berjenjang yang diterapkan Dojang Aselih menjadi kunci konsistensi prestasi para atlet muda. Program latihan difokuskan pada penguatan teknik dasar, fisik, serta mental bertanding sejak usia dini.

Liga Taekwondo DKI Jakarta Series 12 bukan hanya menjadi ajang unjuk kemampuan, tetapi juga bagian dari proses seleksi atlet-atlet potensial yang akan diproyeksikan membela DKI Jakarta di tingkat nasional. Karena itu, setiap pertandingan memiliki nilai strategis dalam pengembangan karier atlet.

Pada hari terakhir kejuaraan Minggu (15/2), Dojang Aselih masih menurunkan tiga atlet tambahan, yakni Muhammad Yuzarsif Al Yaqub di nomor kyorugi festival, serta Rubiyandi Mutiara Abdurachman dan Hartman Jani Abdurrasyiid di nomor poomsae festival. Manajemen klub menargetkan tambahan tiga medali emas dari ketiga atlet tersebut.

Dukungan terhadap performa Dojang Aselih juga datang dari pelatih sekaligus pembina Korps Taekwondo Fighter Jakarta (KTFJ), Sabeum Daniel Mangaratua Ambarita, S.Pd.Or. Ia menilai sinergi antara Dojang Aselih dan KTFJ menjadi faktor penting dalam mencetak atlet berprestasi.

“Saya sangat bersyukur atlet-atlet Dojang Aselih terus menorehkan prestasi gemilang. Dojang Aselih dan KTFJ memiliki visi yang sama dalam mencetak atlet berkualitas. Sinergi ini akan terus kami jaga,” ujarnya.

Raihan medali di ajang Liga Taekwondo DKI Jakarta Series 12 mempertegas posisi Dojang Aselih sebagai salah satu dojang yang konsisten melahirkan atlet muda potensial di ibu kota.

Pembinaan di tingkat lokal terbukti mampu melahirkan prestasi yang kompetitif di panggung yang lebih luas.

Ke depan, Dojang Aselih Nanggala Club menargetkan peningkatan partisipasi atlet di berbagai kejuaraan nasional.

Klub ini juga membuka peluang untuk membawa atlet-atlet terbaiknya tampil di ajang internasional, sebagai bagian dari strategi jangka panjang pembinaan prestasi.

“Target kami berikutnya adalah meningkatkan jumlah partisipasi di ajang nasional dan, bila dimungkinkan, membawa atlet kami ke kejuaraan internasional,” kata Sabeum Ijal.

Prestasi yang diraih para atlet muda ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus berkembang dan menjaga konsistensi latihan.

Dengan pembinaan yang terarah dan dukungan berbagai pihak, Dojang Aselih optimistis dapat terus mencetak generasi atlet taekwondo berprestasi dari Jakarta untuk Indonesia. (ag/ma)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

INSTAGRAM

2 days ago
2 days ago
2 days ago
2 days ago
2 days ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri
error: Content is protected !!