Sebanyak 124 mahasantri Cinta Quran Center resmi diwisuda dan dilepas untuk terjun langsung berdakwah di tengah masyarakat. Viralterkini.id, Jakarta – Sebanyak 124 mahasantri Cinta Quran Center resmi diwisuda dan dilepas untuk terjun langsung berdakwah di tengah masyarakat.
Wisuda mahasantri angkatan ke-2 dan ke-3 tersebut digelar di Menara 165, Jakarta, Sabtu (7/2/2026), dan menjadi momentum penting dalam menyiapkan dai Qurani yang siap berkontribusi di berbagai lini kehidupan umat.
Acara wisuda tidak hanya menjadi seremoni kelulusan, tetapi juga penegasan misi Cinta Quran Center sebagai lembaga pendidikan yang berfokus mencetak pendakwah Al-Quran berkarakter pemimpin, berwawasan Islami, dan mandiri secara ekonomi.
Para lulusan diharapkan mampu membawa nilai-nilai Al-Quran ke tengah masyarakat secara kontekstual dan berkelanjutan.
Direktur Cinta Quran Center, Ustadz Syafaat Nuryadi, menyampaikan bahwa para mahasantri yang diwisuda telah dipersiapkan untuk menjadi dai Quran yang mampu berdakwah secara efektif di berbagai medan pengabdian.
“Ini adalah wisuda kedua yang kami selenggarakan. Alhamdulillah, hari ini ada 124 mahasantri yang diwisuda, terdiri dari 57 santri laki-laki dan 67 santri perempuan. Mereka siap mengemban amanah dakwah di tengah masyarakat,” ujar Ustadz Syafaat dalam sambutannya.
Ia menegaskan, Cinta Quran Center memiliki komitmen kuat untuk mencetak dai yang tidak hanya memahami Al-Quran secara tekstual, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilainya dalam kehidupan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan umat.
“Lulusan kami diharapkan hadir di masyarakat sebagai solusi, membawa nilai Al-Quran ke berbagai sektor, mulai dari dakwah, pendidikan, hingga penguatan ekonomi umat,” katanya.
Cinta Quran Center merupakan kampus pendidikan dai Quran yang berlokasi di Tangerang Selatan, Banten. Lembaga ini fokus pada pembinaan calon dai Quran melalui kurikulum terpadu yang menggabungkan penguatan ilmu syar’i, kepemimpinan, public speaking, serta keterampilan kewirausahaan. Pendekatan ini dirancang agar para dai mampu berdakwah secara mandiri dan adaptif di era modern.
Dewan Pembina Amazing Group yang menaungi pesantren tersebut, Ustadz Fatih Karim, menambahkan bahwa selama masa pendidikan, para santri tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga aktif dalam berbagai program pengabdian masyarakat.
“Santri kami terlibat langsung dalam pembinaan pelajar, pengisian kajian keislaman, program sosial, serta pengembangan media dakwah, baik di lingkungan pesantren maupun di masyarakat luas,” jelas Ustadz Fatih.
Menurutnya, pesantren Cinta Quran Center dibangun dari dana wakaf dan dukungan umat Islam, sehingga seluruh aktivitas dan lulusannya juga dipersembahkan untuk kepentingan umat.
“Pesantren ini dibangun dari dana wakaf dan dukungan umat. Maka ini adalah milik umat Islam, dan para lulusannya kami dedikasikan untuk menegakkan dan menyebarkan nilai-nilai Islam,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Cinta Quran Center juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak, salah satunya dari Ivan Gunawan. Artis, presenter, sekaligus pengusaha tersebut turut berkontribusi dengan menjadi orang tua asuh bagi para santri.
Ivan Gunawan menyatakan komitmennya untuk menjadi orang tua asuh bagi 20 santri Cinta Quran Center sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan dan dakwah generasi Qurani.
“Bismillah, semoga kebaikan ini bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk terus berbuat kebaikan di mana pun berada,” ujar Ivan dalam pernyataannya.
Dukungan tersebut dinilai sangat membantu keberlangsungan pendidikan para santri, sekaligus memperkuat kolaborasi antara lembaga pendidikan Islam dan masyarakat luas.
Melalui wisuda ini, Cinta Quran Center berharap para wisudawan dan wisudawati mampu menjadi duta Al-Quran yang menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dalam setiap peran yang dijalani.
Para lulusan diharapkan tidak hanya berdakwah melalui mimbar, tetapi juga melalui keteladanan sikap, karya, dan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
Cinta Quran Center juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus membersamai perjuangan mencetak dai Quran melalui doa, dukungan, serta kontribusi terbaik, agar cahaya Al-Quran terus menyinari generasi masa depan dan memperkuat peradaban umat.
Tidak ada komentar