x Pulau Seribu Asri

Bupati Halteng Serahkan 3 Ambulans Baru: Perkuat Layanan Kesehatan di Tengah Stabilitas Ekonomi

waktu baca 3 menit
Senin, 30 Mar 2026 11:41 106 Dano

Bupati Halteng Ikram Malan Sangadji serahkan unit ambulans baru usai pimpin Apel Perdana ASN di Weda, Halteng, Senin (30/03/2026). Foto: Supriansah Nurdin

ViralTerkini.id, HALTENG – Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) terus memperkuat infrastruktur layanan kesehatan masyarakat di tengah kondisi fiskal daerah yang tetap stabil. Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, secara simbolis menyerahkan tiga unit ambulans baru untuk puskesmas di wilayah strategis dalam rangkaian Apel Perdana Aparatur Sipil Negara (ASN) pasca-libur Idulfitri 1447 H.

​Apel yang digelar di halaman Kantor Bupati, Senin (30/03/2026), ini dihadiri oleh Wakil Bupati Ahlan Djumadil, Sekretaris Daerah Bahri Sudirman, serta seluruh jajaran pejabat dan pegawai di lingkup Pemkab Halteng.

Perluasan Akses Layanan Kesehatan

​Penyerahan fasilitas kesehatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan anggaran daerah dialokasikan secara langsung untuk kepentingan publik.

Tiga unit ambulans tersebut diberikan kepada:

  1. Puskesmas Tepeleo
  2. Puskesmas Patani
  3. Puskesmas Weda Tengah

​Langkah ini diambil untuk mempercepat respons medis dan memastikan masyarakat di wilayah pesisir maupun pelosok mendapatkan akses rujukan yang memadai.

“Pemerintah daerah harus hadir memberikan kepastian layanan, terutama di sektor kesehatan yang menyangkut keselamatan warga,” ujar Bupati.

Stabilitas Fiskal dan Kesejahteraan ASN

​Di sela penyerahan bantuan, Bupati Ikram mengungkapkan bahwa Halmahera Tengah saat ini berada dalam kondisi ekonomi yang kokoh di tengah dinamika nasional yang fluktuatif. Ia mencontohkan keberhasilan daerah dalam menuntaskan hak-hak pegawai tanpa hambatan.

“Alhamdulillah, di saat banyak daerah lain menghadapi kendala anggaran, Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN di Halmahera Tengah telah terbayarkan 100 persen. Ini adalah komitmen kami dalam menjaga kesejahteraan aparatur agar fokus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” jelasnya.

​Namun, Bupati memberikan catatan tegas mengenai disiplin kerja. Ia meminta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk objektif dalam penilaian e-kinerja.

Ia menegaskan tidak boleh ada ketidakadilan antara pegawai yang berdedikasi tinggi dengan yang malas, karena penilaian tersebut menjadi dasar pencairan tunjangan.

Perlindungan Tenaga Honorer

​Selain fokus pada ASN, Bupati juga menyoroti kebijakan tenaga honorer dengan pendekatan yang humanis. Di tengah kebijakan nasional yang selektif terkait pegawai non-ASN, Pemda Halteng berkomitmen memprioritaskan tenaga honorer yang benar-benar membutuhkan, terutama bagi mereka yang sudah berkeluarga.

“Kita harus menjaga kehidupan masyarakat. Saya minta pimpinan OPD mengusulkan tenaga honorer yang tepat sasaran, khususnya yang sudah berumah tangga, agar stabilitas sosial dan ekonomi keluarga tetap terjaga,” tambahnya.

Etika Digital dan Gerakan Ramah Hijau

​Sebagai bagian dari penguatan integritas daerah, Bupati juga mengingatkan seluruh ASN dan masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial.

Ia menekankan pentingnya menjaga etika komunikasi agar tidak menimbulkan kegaduhan yang merugikan nama baik daerah.

​Di sisi lain, Pemda Halteng terus mendorong gerakan efisiensi energi melalui program Weda Ramah Hijau (WRH). Program ini mewajibkan langkah-langkah ramah lingkungan setiap hari Jumat, baik di lingkungan perkantoran maupun di tingkat rumah tangga.

“Kondisi fiskal kita stabil dan tidak terdampak signifikan oleh gejolak luar. Mari kita jaga stabilitas ini dengan disiplin, kerja keras, dan rasa syukur,” tutup Bupati Ikram Malan Sangadji. (Dano)

VIRAL NETWORK

INSTAGRAM

3 hours ago
7 hours ago
7 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri