Trio penyanyi perempuan asal Batak. Foto: Ist Viralterkini.id, Jakarta – Setelah merilis ulang lagu “Perasaan Belok” pada November 2025, trio vokal perempuan asal Batak Berlian Voice kembali menghadirkan karya terbaru.
Kali ini, Rani Sihombing, Ivananda Sinaga, dan Delta Sihombing memperkenalkan ulang lagu timur berjudul “Rindu Ngana” kepada para penikmat musik Tanah Air.
Lagu yang diciptakan oleh Arie Sapulette dan pernah dipopulerkan oleh Gloria Trio pada awal 1990-an itu kini memperoleh nuansa baru.
Berlian Voice membawakan karya tersebut dengan karakter vokal yang kuat serta harmonisasi khas, sekaligus menghadirkan warna segar di bawah naungan Maina Production.
Produser sekaligus pemilik Maina Production, Levinus Karuiw, menjelaskan bahwa proyek ini lahir dari kecintaan terhadap keragaman musik daerah Indonesia.
Ia melihat banyak tradisi musik lokal berkembang secara terpisah, padahal semuanya memiliki kekayaan yang dapat saling menguatkan.
Menurut Levinus, lagu “Rindu Ngana” menjadi sarana untuk mempertemukan dua tradisi musik yang berbeda.
“Rindu Ngana menghadirkan dialog budaya. Penyanyi Batak membawakan lagu dari Indonesia Timur dengan rasa baru, tetapi tetap menjaga jiwa aslinya. Tujuan kami bukan mengubah identitas lagu, melainkan mempererat hubungan budaya,” jelas Levinus.
Ia menilai musik daerah di Indonesia menyimpan pesan yang bersifat universal, mulai dari ungkapan cinta hingga nilai kemanusiaan. Oleh sebab itu, kolaborasi lintas daerah dapat memperkuat rasa kebersamaan dalam masyarakat yang beragam.
Levinus juga menilai tradisi musik Batak dan musik dari Indonesia Timur sama-sama memiliki kekuatan karakter.
“Ketika dua tradisi itu bertemu, kita tidak melihat perbedaan, melainkan kekayaan budaya. Di situlah semangat Indonesia terasa nyata,” ujarnya.
Tim produksi merancang aransemen lagu “Rindu Ngana” dengan pendekatan yang tetap menjaga nuansa etnik khas Indonesia Timur. Pada saat yang sama, mereka memasukkan elemen modern agar lagu lebih dekat dengan selera generasi muda.
Pendekatan ini memungkinkan pendengar baru menikmati lagu tanpa kehilangan ruh budaya yang menjadi fondasinya.
Levinus juga memilih Berlian Voice secara khusus untuk proyek ini. Ia menilai ketiga penyanyi tersebut mampu menghadirkan emosi yang kuat sekaligus memperkaya interpretasi lagu melalui harmonisasi vokal mereka.
Selain itu, kehadiran trio perempuan ini memberikan perspektif berbeda dalam merawat dan meneruskan tradisi musik daerah.
Melalui lagu “Rindu Ngana”, Maina Production ingin menunjukkan bahwa musik dapat menjadi ruang perjumpaan berbagai budaya. Karya ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga mengingatkan masyarakat pada nilai persaudaraan dan kebersamaan.
Proyek ini sekaligus membuktikan bahwa perbedaan latar budaya dapat berpadu dalam harmoni yang indah.
Saat ini, single “Rindu Ngana” sudah tersedia di kanal YouTube resmi Maina Production. Lagu tersebut hadir sebagai simbol persahabatan musikal antara budaya Batak dan Indonesia Timur, yang menyatukan suara dari timur hingga barat Nusantara. (**)