x Pulau Seribu Asri

Akhirnya Polisi Bekuk Pembunuh Aktor Sandy Permana

waktu baca 3 menit
Kamis, 16 Jan 2025 11:32 210 M Ary K

Viralterkini.id, Bekasi – Akhirnya terungkap pembunuh actor Sandy Permana oleh Polisi di Karawang. Pelaku bernama Nanang Irawan alias Gimbal (45) yang sudah kabur selama 3 hari.

Diketahui bahwa pelaku kabur setelah menusuk Sandy Permana hingga tewas di pinggir jalan dekat rumahnya di Perumahan TNI/Polri Cibarusah Jaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (12/1/2025) sekitar pukul 07.30 WIB.

Penangkapan itu dibenarkan Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar pada Rabu (15/1/2025).

“Iya (pelaku sudah ditangkap) dan sedang dibawa ke Polda,” sebut Onkoseno.

Pelaku dibekuk oleh tim gabungan dari Polres Metro Bekasi dan Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Selain itu dari Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi menyebutkan bahwa Nanang Gimbal ditangkap saat bersembunyi di wilayah Karawang, Jawa Barat.

Penangkapan tersebut berlangsung di RT 04/RW 09, Dusun Poris, Desa Kutamukti, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, pada hari ini.

“(Ditangkap) pada saat yang bersangkutan bersembunyi di daerah Karawang. (Ditangkap tadi) sekitar pukul 10.45 WIB,” ujar Ade Ary.

Diberitakan sebelumnya, terungkap sosok terduga pelaku penusukan yang menewaskan aktor Sandy Permana di Bekasi.

Diungkap oleh Amelia, kakak ipar Sandy Permana bahwa sosok hingga profesi terduga pelaku penusukan yang menewaskan pemeran Arya Soma dalam sinetron Misteri Gunung Merapi atau Mak Lampir itu. Rupanya, terduga pelaku sama-sama bekerja di industri perfilman seperti Sandy Permana.

“Dia (pelaku) kru film. Dulunya itu biasa di layar lebar. Saya terakhir bertemu terakhir pelaku itu di Tukang Bubur Naik Haji, dia soundman-nya,” kata Amelia, Senin (13/1/2025).

Meski tak mengenal baik terduga pelaku, Amelia menyebut tahu soal sosok orang yang membunuh adik iparnya.

Menurut Amelia, terduga pelaku dikenal di lingkungan sebagai sosok yang pendiam.

“Pelaku itu orangnya enggak banyak bicara. Enggak ada komunikasi sama kita, emang orangnya pendiam,” jelas Amelia.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan, hal ini diketahui dari saksi yang melihatnya.

Ade Ary juga mengatakan bahwa tim gabungan terdiri dari Polsek Cibarusah dan Polres Metro Bekasi dibantu Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah memeriksa empat orang saksi.

“Terus melakukan pendalaman setelah mendatangi TKP, olah TKP melakukan pemeriksaan setidaknya ada 4 saksi itu antara lain seorang ibu yang melihat korban itu dengan ada satu saksi diduga sedang berkelahi, kemudian yang sedang berkelahi dengan korban itu melotot dan akhirnya pergi,”

“Saksi kedua adalah istri dari orang yang berkelahi dengan korban, seorang sekuriti juga diambil keterangan, yang terakhir ada tetangga korban yang melihat adanya keributan antara korban dengan seorang laki laki,” paparnya.

Ketua RT 05 Desa Cibarusah Jaya, Sudarmadji, mengungkapkan bahwa antara terduga pelaku dengan korban sempat terjadi percekcokan. Percekcokan berawal dari perbedaan pendapat dalam rapat warga pada bulan Oktober 2024 lalu.

Saat rapat, terduga pelaku tidak senang atas pernyataan dari Sandy Permana, hingga terjadilah debat dan cekcok dalam rapat warga tersebut.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar mengatakan, korban pertama kali ditemukan bersimbah darah oleh tetangganya.

Ketika ditemukan, Sandy sudah dalam kondisi kritis dan terdapat luka terbuka di tubuhnya yang membuat darah terus keluar bercucuran.

Sandy sempat dilarikan ke rumah sakit oleh tetangganya, namun tidak tertolong.

“Jadi pas kondisi berdarah itu masih sadar, terus di depan rumah warga pingsan kemudian dibawa ke rumah sakit” kata Onkoseno.

“Namun tidak tertolong, dan ketika kita lakukan pengecekan pada korban memang ada beberapa luka tusuk,” sambungnya.

Menanggapi soal penangkapan pelaku, Ade Indriyani istri korban berharap Nanang dihukum mati karena telah menghilangkan nyawa suaminya.

“Kalau maunya sih hukuman mati,” ujar Ade ditemui di kediamannya Perumahan TNI/Polri, RT 05/RW 08, Desa Cibarusah Jaya, Kabupaten Bekasi, Rabu (15/1/2025).

Sebelumnya, Ade Indriyani sempat histeris hingga jatuh pingsan saat proses pemakaman sang suami berlangsung pada Minggu (12/1/2025) malam.

Pasalnya, Sandy Permana kini harus meninggalkan istri dan ketiga anaknya yang masih kecil. (ma)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

WhatsApp Image 2026-01-11 at 14.22.35

INSTAGRAM

13 hours ago
14 hours ago
15 hours ago
16 hours ago
16 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri
error: Content is protected !!