x Pulau Seribu Asri

Pemprov DKI Perkuat Literasi Digital Lewat Webinar Jakarta SOLID di Era AI

waktu baca 3 menit
Rabu, 6 Mei 2026 16:52 19 Eko Djatmiko

Viralterkini.id, Jakarta — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan literasi digital masyarakat melalui webinar Jakarta SOLID (Sadar Olah Literasi Digital) yang digelar Rabu (6/5/2026).

Kegiatan ini mengangkat tema “Hoaks, Disinformasi dan Peran Publik di Era AI” sebagai respons atas maraknya penyebaran informasi palsu di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan.

Webinar yang disiarkan secara langsung melalui Zoom dan kanal YouTube Jakarta Lawan Hoaks ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bertindak sebagai keynote speaker dan menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam memilah serta memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya di ruang digital.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini terbuka untuk umum, sekaligus memberikan e-certificate dan doorprize sebagai bentuk apresiasi partisipasi masyarakat.

Peran Masyarakat Jadi Kunci
Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, dalam sambutannya menyoroti perubahan besar akibat transformasi digital. Ia menyebut masyarakat dari berbagai kalangan usia kini dituntut mampu beradaptasi dengan arus informasi yang begitu cepat.

“Dulu tidak terbayangkan kita hidup di era digital seperti sekarang. Informasi terbuka dan mudah diakses, namun kita juga dituntut lebih cerdas dan bijak dalam mengelolanya,” ujar Munjirin.

Ia mengingatkan bahwa penyebaran hoaks dapat berdampak nyata terhadap kehidupan sosial dan perilaku masyarakat. Karena itu, kehati-hatian dalam membagikan informasi menjadi hal yang krusial.

“Setiap apa yang kita ketik dan bagikan harus dipikirkan matang. Ini bukan hanya berdampak di dunia digital, tetapi juga menjadi tanggung jawab moral,” tegasnya.

Literasi Digital dan Etika Bermedia
Selain membahas hoaks, Munjirin juga menekankan pentingnya etika dalam bermedia digital, mulai dari cara berkomentar hingga menyampaikan informasi. Ia mengingatkan agar kemajuan teknologi tidak disalahgunakan, termasuk dalam pelaporan data yang harus tetap berlandaskan fakta.

“Teknologi memudahkan, tetapi harus digunakan secara jujur dan bertanggung jawab. Manipulasi informasi dapat merusak kepercayaan publik,” katanya.

Komitmen Perangi Disinformasi
Sementara itu, perwakilan Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik DKI Jakarta (Kominfotik) menjelaskan bahwa perkembangan teknologi, khususnya AI, membawa peluang sekaligus tantangan, termasuk meningkatnya potensi hoaks dan disinformasi.

Pemprov DKI Jakarta terus memperkuat ketahanan informasi melalui berbagai inovasi, seperti portal Satu Data Jakarta, aplikasi JAKI, serta layanan Jakarta Lawan Hoaks sebagai pusat verifikasi informasi publik.

“Laporan warga bukan sekadar data administratif, tetapi amanah publik yang harus divalidasi. Karena itu, kami memperkuat sistem verifikasi berbasis AI dengan mekanisme check and balance,” ujarnya.

Selain itu, perluasan akses internet melalui JakWiFi serta pemasangan ribuan CCTV juga menjadi bagian dari upaya menciptakan ekosistem digital yang aman dan transparan.

Edukasi dan Kolaborasi
Program Jakarta Lawan Hoaks tidak hanya berperan sebagai pemeriksa fakta, tetapi juga sebagai sarana edukasi masyarakat. Inisiatif ini bahkan telah mendapat pengakuan internasional melalui nominasi dalam ajang World Summit on the Information Society (WSIS) yang diselenggarakan oleh PBB.

Melalui Jakarta SOLID, masyarakat diajak memahami cara sederhana memverifikasi informasi serta melindungi diri dan keluarga dari dampak negatif dunia digital.

“Literasi digital bukan hanya kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga membangun kesadaran kritis dan tanggung jawab sosial,” tambah perwakilan Kominfotik.

Penutup
Sebagai penutup, Wali Kota Jakarta Timur menyerahkan sertifikat penghargaan kepada para narasumber sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka.

Webinar ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan komunitas dalam menciptakan ruang digital yang sehat, aman, dan beretika di tengah derasnya arus informasi di era kecerdasan buatan. (eko)

WhatsApp Image 2026-05-03 at 1.46.56 PM

VIRAL NETWORK

INSTAGRAM

22 hours ago
2 days ago
2 days ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri