x Pulau Seribu Asri

Panglima TNI Perintahkan Siaga Tingkat 1 Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah

waktu baca 3 menit
Senin, 9 Mar 2026 15:04 11 M Ary K

Viralterkini.id, JAKARTA – Panglima TNI, Agus Subiyanto, memerintahkan seluruh jajaran Tentara Nasional Indonesia untuk melaksanakan siaga tingkat 1 guna mengantisipasi perkembangan situasi dalam negeri yang dipicu dampak konflik di kawasan Timur Tengah.

Perintah tersebut tertuang dalam Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang ditandatangani Asisten Operasi Panglima TNI, Bobby Rinal Makmun, pada 1 Maret 2026.

Dalam telegram itu, terdapat tujuh instruksi kepada seluruh satuan TNI yang berkaitan dengan peningkatan kesiapsiagaan operasional di berbagai wilayah Indonesia.

Salah satu instruksi ditujukan kepada Panglima Komando Utama Operasi TNI untuk menyiagakan personel serta alat utama sistem persenjataan (alutsista). Selain itu, satuan TNI juga diperintahkan melakukan patroli di sejumlah objek vital strategis dan sentra perekonomian.

Objek vital yang menjadi fokus patroli meliputi bandara, pelabuhan laut dan sungai, stasiun kereta api, hingga terminal bus. Fasilitas penting seperti kantor perusahaan listrik negara juga termasuk dalam pengawasan.

Instruksi lain diberikan kepada Komando Pertahanan Udara Nasional agar melakukan deteksi dini dan pengamatan udara secara terus-menerus selama 24 jam.

Sementara itu, Badan Intelijen Strategis TNI diminta menginstruksikan atase pertahanan Indonesia di negara-negara terdampak konflik untuk mendata warga negara Indonesia (WNI). Pendataan tersebut juga mencakup pemetaan kondisi WNI serta penyusunan rencana evakuasi jika diperlukan.

Langkah tersebut dilakukan dengan berkoordinasi bersama Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dan perwakilan diplomatik Indonesia di negara terkait guna memastikan perlindungan bagi WNI di wilayah konflik.

Di sisi lain, Komando Daerah Militer Jaya diperintahkan meningkatkan patroli di objek vital strategis di wilayah ibu kota. Patroli juga difokuskan pada kawasan kedutaan besar di wilayah Jakarta.

Selain itu, satuan intelijen TNI juga diminta melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, khususnya di objek vital strategis dan kawasan kedutaan.

Seluruh badan pelaksana pusat TNI turut diperintahkan meningkatkan kesiapsiagaan di satuan masing-masing. Setiap perkembangan situasi di lapangan juga diminta segera dilaporkan kepada Panglima TNI.

Menanggapi telegram tersebut, Markas Besar TNI menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas pokok lembaga.

Kepala Pusat Penerangan TNI, Aulia Dwi Nasrullah, mengatakan kebijakan tersebut sesuai dengan amanat undang-undang yang menugaskan TNI melindungi seluruh bangsa dan wilayah Indonesia dari berbagai ancaman.

“Perlu saya sampaikan bahwa sesuai yang diamanatkan dalam UU TNI, salah satu tugas pokok TNI adalah melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara,” ujar Aulia kepada wartawan, Minggu (8/3/2026).

Ia menambahkan, TNI akan menjalankan tugas secara profesional dan responsif dengan terus memelihara kesiapan kekuatan dan kemampuan operasional.

Menurutnya, kesiapsiagaan tersebut juga dilakukan melalui pengecekan kesiapan pasukan secara rutin sebagai bagian dari upaya memastikan TNI selalu siap menghadapi perkembangan situasi strategis, baik di tingkat internasional, regional, maupun nasional. (ma)

INSTAGRAM

22 hours ago
23 hours ago
24 hours ago
24 hours ago
24 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri