Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi menetapkan Jawa Timur sebagai tuan rumah Piala AFF U-17. Foto : ist Viralterkini.id, Jakarta – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi menetapkan Jawa Timur sebagai tuan rumah Piala AFF U-17 2026. Turnamen kelompok usia berstandar internasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada akhir April 2026.
Seluruh pertandingan akan dipusatkan di dua stadion, yakni Stadion Gelora Joko Samudera di Gresik dan Stadion Gelora Delta di Sidoarjo.
Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, menjelaskan penunjukan Jawa Timur dilakukan setelah melalui evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan infrastruktur stadion. Menurutnya, fasilitas stadion di Kalimantan Timur saat ini belum memenuhi standar yang ditetapkan Asian Football Confederation (AFC) dan ASEAN Football Federation (AFF), khususnya pada aspek pencahayaan.
“Masalah utama ada pada pencahayaan. Khusus di Stadion Segiri, daya lampu stadion hanya sekitar 900 lux, sementara standar minimum untuk pertandingan internasional AFF adalah 1.200 lux,” ujar Yunus Nusi.
Ia menambahkan, peningkatan kapasitas pencahayaan memerlukan waktu yang tidak singkat. Sementara itu, PSSI harus segera memastikan lokasi pertandingan karena pengundian grup dijadwalkan berlangsung pada 6 Maret 2026.
Kaltim Masih Berpeluang Gelar Laga Internasional
Meski batal menjadi tuan rumah Piala AFF U-17, Yunus menegaskan peluang Kalimantan Timur untuk menggelar pertandingan internasional tetap terbuka. Sejumlah agenda yang diproyeksikan digelar di wilayah tersebut antara lain Kualifikasi Piala AFC, laga uji coba Timnas U-19 pada September mendatang, serta turnamen persahabatan Piala Kemerdekaan.
Selain itu, Timnas U-17 dan U-19 juga dijadwalkan menjalani pemusatan latihan di Ibu Kota Nusantara (IKN). Kawasan tersebut telah memiliki tiga lapangan berstandar internasional dengan fasilitas rumput alami dan sintetis.
PSSI juga mendorong Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemerintah Kota Samarinda untuk segera melakukan pembenahan fasilitas stadion, termasuk Stadion Batakan, Stadion Segiri, dan Stadion Palaran.
“Secara teknis, Stadion Batakan sebenarnya sudah sangat baik dan tidak ada masalah. Namun, Stadion Palaran masih memerlukan perbaikan teknis yang signifikan, terutama pada area ujung lapangan,” kata Yunus.
Menurutnya, langkah PSSI menggelar pertandingan tim nasional di berbagai daerah merupakan bagian dari komitmen organisasi agar masyarakat di berbagai wilayah Indonesia dapat menyaksikan langsung laga internasional, sekaligus mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur sepak bola nasional. (ma)
Tidak ada komentar