x Pulau Seribu Asri

IHSG Anjlok 2,6% ke Level 8.016, Tekanan Datang dari Saham Bank dan Emiten Prajogo Pangestu

waktu baca 2 menit
Senin, 2 Mar 2026 18:56 13 M Ary K

Viralterkini.id, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tajam pada akhir perdagangan Senin (2/3/2026). Indeks terkoreksi 206,29 poin atau minus 2,6% ke level 8.016.

Tekanan terjadi secara luas di pasar. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 109 saham menguat, 705 saham melemah, dan 144 saham stagnan. Nilai transaksi tercatat tinggi mencapai Rp28,34 triliun dengan volume perdagangan 52,08 miliar saham dalam 3,53 miliar kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun turun menjadi Rp14.357 triliun.

Berdasarkan data perdagangan, tiga saham dengan nilai transaksi terbesar adalah PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG).

Pergerakan ketiganya bervariasi. MEDC menguat 15,65% ke level 1.995 dan ENRG melonjak 25% ke posisi 2.200. Sebaliknya, BNBR terkoreksi 14,95% ke level 182.

Mengutip Refinitiv, hanya sektor energi yang berhasil bertahan di zona hijau hingga penutupan perdagangan, sementara sektor lainnya kompak berada di zona merah.

Tekanan terbesar terhadap indeks datang dari saham-saham perbankan dan emiten yang terafiliasi dengan pengusaha Prajogo Pangestu. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) membebani indeks sebesar -17,58 poin dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menyumbang tekanan -13,48 poin.

Saham bank berkapitalisasi besar turut menyeret IHSG. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) berkontribusi -15,53 poin, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) -14,15 poin, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) -11,84 poin.

Anjloknya IHSG terjadi di tengah meningkatnya konflik geopolitik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Ketegangan memuncak setelah kabar tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, menegaskan sikap negaranya melalui media sosial.

“Kami tidak akan bernegosiasi dengan Amerika Serikat,” tulisnya melalui unggahan di X, Senin (2/3/2026).

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump menyerukan perubahan di Iran.

“Saya menyerukan kepada semua patriot Iran yang mendambakan kebebasan untuk memanfaatkan momen ini untuk berani, gagah, heroik, dan merebut kembali negara Anda. Amerika bersama Anda,” kata Trump dalam pidato videonya.

Di tengah gejolak tersebut, investor asing masih membukukan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp32,1 miliar sepanjang sesi I. Saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) mencatat net buy terbesar Rp168,2 miliar, diikuti PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) Rp99,7 miliar dan PT Petrosea Tbk (PTRO) sebesar Rp90,7 miliar. (ma)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

INSTAGRAM

12 hours ago
12 hours ago
12 hours ago
12 hours ago
12 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri