x Pulau Seribu Asri

Exco FAM Mengundurkan Diri Massal, FIFA Selidiki Dugaan Pemalsuan Dokumen Naturalisasi

waktu baca 3 menit
Kamis, 29 Jan 2026 17:00 30 M Ary K

Viralterkini.id, KUALA LUMPUR – Asosiasi Sepak Bola Malaysia (Football Association of Malaysia/FAM) tengah dilanda krisis serius. Seluruh anggota Komite Eksekutif (Exco) FAM periode 2025–2029 resmi mengundurkan diri secara kolektif dan sukarela pada Rabu (28/1/2026) siang WIB.

Kabar tersebut dikonfirmasi langsung melalui pernyataan resmi yang dirilis di laman FAM. Dalam rilis itu disebutkan bahwa pengunduran diri dilakukan dengan segera demi menjaga stabilitas organisasi.

“Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mengumumkan bahwa seluruh Anggota Komite Eksekutif untuk periode 2025–2029 hari ini secara kolektif dan sukarela mengundurkan diri dari jabatannya dengan segera,” demikian pernyataan resmi FAM.

Langkah ini diambil di tengah penyelidikan FIFA terkait dugaan pemalsuan dokumen dalam proses naturalisasi pemain. FIFA, melalui pernyataan Komite Banding, memastikan bahwa FAM akan diselidiki lebih lanjut atas kasus tersebut.

FAM menegaskan bahwa pengunduran diri massal ini bertujuan untuk melindungi reputasi dan kepentingan organisasi, sekaligus mencegah dampak yang lebih luas terhadap sepak bola Malaysia.

“Melindungi reputasi dan kepentingan organisasi FAM serta mengurangi risiko memburuknya kondisi yang dapat memengaruhi sepak bola Malaysia secara keseluruhan,” tulis FAM.

Selain itu, FAM juga menyatakan siap memberikan ruang sepenuhnya kepada FIFA dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) untuk melakukan evaluasi dan tindakan yang diperlukan.

“Memberikan ruang yang memadai bagi FIFA dan AFC untuk secara bebas menilai, memeriksa, dan, jika perlu, menangani hal-hal yang berkaitan dengan tata kelola dan urusan administrasi FAM,” lanjut pernyataan tersebut.

Sementara itu, AFC mengonfirmasi masih menunggu petunjuk resmi dari FIFA terkait status tujuh pemain naturalisasi Malaysia yang sebelumnya dijatuhi sanksi larangan bermain selama 12 bulan. Ketujuh pemain tersebut adalah Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.

Penangguhan sanksi terhadap para pemain itu merupakan hasil dari pengabulan permohonan oleh Court of Arbitration for Sport (CAS). Meski bersifat sementara, AFC menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan FIFA.

Sekretaris Jenderal AFC, Datuk Seri Windsor Paul John, menyatakan bahwa izin bermain di level internasional harus mendapatkan persetujuan langsung dari FIFA.

“Saat ini kami sedang berdiskusi dengan FIFA untuk mendapatkan keterangan lebih rinci mengenai status para pemain ini, apakah mereka bisa kembali bermain untuk tim nasional,” ujar Windsor, dikutip dari CNN.

Ia menambahkan bahwa sejauh ini para pemain tersebut diizinkan untuk membela klub masing-masing. Namun, terkait kemungkinan kembali memperkuat tim nasional Malaysia, AFC masih menunggu arahan resmi dari FIFA.

FIFA sendiri menyatakan menerima dan tunduk pada putusan CAS terkait penangguhan sanksi tersebut, meski hingga kini belum mengeluarkan instruksi jelas kepada AFC mengenai izin bermain bersama tim nasional.

Situasi ini menjadi krusial mengingat tim nasional Malaysia, Harimau Malaya, dijadwalkan menghadapi Vietnam dalam lanjutan Kualifikasi Piala Asia 2027. Laga tersebut akan digelar di Stadion Thien Truong Sports Center pada 31 Maret mendatang. (ma)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

WhatsApp Image 2026-01-11 at 14.22.35

INSTAGRAM

11 hours ago
12 hours ago
13 hours ago
13 hours ago
13 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri
error: Content is protected !!