Wakil Bupati Halmahera Tengah, Ahlan Djumadil, saat memberikan sambutan dan membuka kegiatan Camping Literasi di Nusliko Park, Weda, Kamis (23/1/2026). (Foto: Dok. Dinas Kominfo Halteng) Viralterkini.id, WEDA – Wakil Bupati Halmahera Tengah (Halteng), Ahlan Djumadil, secara resmi membuka kegiatan Camping Literasi yang dipusatkan di Nusliko Park, Weda, Kamis (23/1/2026).
Mengusung tema “Membuka Buku, Memperluas Pikiran, Menulis Masa Depan”, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam penguatan literasi dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).
Hadir dalam acara tersebut sejumlah pejabat penting, di antaranya Kepala BKPSDM Halteng Arman Alting, Kasat Lantas Polres Halteng IPTU Masqun Abdukish, Kapolsek Weda IPTU Michael Chandra Lobiua, perwakilan Koramil 1512/Weda, hingga perwakilan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Dalam sambutannya, Ahlan Djumadil memberikan apresiasi tinggi kepada panitia PKBM Were Mandiri. Ia menilai konsep belajar yang dipadukan dengan alam terbuka merupakan inovasi kepemudaan yang sangat luar biasa.
“Pemerintah daerah sangat mendukung Camping Literasi ini. Peserta tidak hanya belajar secara teori, tapi juga mendapatkan pengalaman petualangan. Ini adalah investasi masa depan melalui pembinaan generasi muda,” ujar Ahlan.
Selain itu, Wabup Ahlan juga menyoroti konsistensi PKBM Were Mandiri dalam membantu pemerintah daerah. Selama hampir tiga tahun terakhir, lembaga ini telah aktif mengirimkan pemuda Halmahera Tengah untuk belajar bahasa asing di Kampung Inggris Pare, Kediri.
“Sudah lebih dari 100 anak muda yang dikirim ke Pare untuk penguasaan bahasa asing. Ini adalah kontribusi nyata dalam meningkatkan daya saing SDM kita di kancah yang lebih luas,” tambahnya.
Selain aspek edukasi, Ahlan Djumadil membawa kabar baik terkait infrastruktur publik. Ia berencana menghidupkan kembali Nusliko Park sebagai pusat kegiatan positif bagi masyarakat.
“Nusliko Park sudah lama tidak digunakan secara maksimal. Insyaallah, bersama Bupati, setelah Lebaran Idulfitri nanti, lokasi ini akan kembali dibuka secara resmi untuk kegiatan-kegiatan kreatif masyarakat,” tegasnya.
Ketua Panitia, Zulkifli Ali, menjelaskan bahwa Camping Literasi tahun 2026 ini merupakan kali kedua dilaksanakan. Peserta akan dibekali dengan berbagai materi intensif, antara lain:
Metodologi Membaca dan Menulis : Mengasah kemampuan analisis dan karya tulis.
Storytelling : Melatih teknik bercerita dan kepercayaan diri.
Panggung Ekspresi : Wadah bagi peserta untuk menampilkan bakat seni dan budaya.
Ketua PKBM Were Mandiri, Bakir Usman, menutup dengan menegaskan komitmen lembaga yang dipimpinnya sejak 2011 tersebut untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah desa dan kecamatan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa di Halmahera Tengah. (dano)
Tidak ada komentar