x Pulau Seribu Asri

Program Duta SMA Perkuat Peran Pelajar Sulawesi Tengah sebagai Agen Perubahan

waktu baca 2 menit
Senin, 12 Jan 2026 11:54 84 Arthur

Viralterkini.id, Sulteng – Program Duta SMA terus mendorong pelajar mengambil peran strategis dalam pembangunan pendidikan dan sosial. Muddatsir Adityya, Duta SMA Sulawesi Tengah 2025, menyampaikan langsung pengalamannya selama mengikuti seleksi hingga karantina nasional dalam program Sore Ceria yang diselenggarakan di PRO 2 RRI Palu, Jumat (9/1/2026).

Adit, sapaan akrabnya, memaparkan bahwa panitia membuka proses seleksi Duta SMA sejak Mei hingga Agustus 2025. Pelajar dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah mengikuti seluruh tahapan seleksi. Tim seleksi menguji peserta melalui pemeriksaan administrasi, wawancara mendalam, serta penilaian kepemimpinan dan kemampuan komunikasi.

Menurut Adit, rangkaian seleksi tersebut menuntut kesiapan mental dan intelektual pelajar. Panitia tidak hanya menilai prestasi akademik, tetapi juga menggali karakter, kepedulian sosial, serta kemampuan peserta menyampaikan gagasan. “Proses ini benar-benar mengasah kepercayaan diri dan cara berpikir kritis,” ujar Adit.

Setelah lolos seleksi, Adit mengikuti karantina nasional selama lima hari di Bogor bersama Duta SMA dari seluruh provinsi di Indonesia. Selama karantina, para peserta menjalani pembekalan intensif sebagai bekal menjalankan peran di daerah masing-masing.

Adit menegaskan bahwa karantina membuka wawasannya tentang posisi strategis pelajar dalam masyarakat. “Saya menyadari bahwa pelajar memegang peran penting sebagai agen perubahan di sekolah dan lingkungan sekitar,” kata Adit. Ia menilai program ini membentuk keberanian pelajar untuk terlibat aktif dalam isu-isu publik.

Di luar perannya sebagai Duta SMA, Adit aktif mengembangkan diri melalui berbagai organisasi. Ia bergabung dalam sekretariat Ikatan Duta SMA Indonesia, mengelola kegiatan OSIS di sekolahnya, serta aktif dalam komunitas bahasa Inggris dan debat. Ia juga mendirikan Forum Pemuda Beraksi Sulawesi Tengah sebagai ruang kolaborasi pemuda dalam kegiatan edukatif dan sosial.

Adit berharap pengalaman tersebut mampu memotivasi pelajar Sulawesi Tengah untuk lebih berani berprestasi dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Ia mendorong pelajar untuk tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga mengambil peran nyata dalam pembangunan pendidikan dan sosial.

Selama karantina nasional, Direktorat SMA menyajikan berbagai materi penguatan karakter, kepemimpinan, dan wawasan kebangsaan. Narasumber dari kepolisian juga memberikan edukasi pencegahan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA). Adit menilai materi tersebut membekali pelajar dengan kesadaran tanggung jawab sosial dan kebangsaan.

Melalui Program Duta SMA, Adit menegaskan komitmennya untuk terus menggerakkan pelajar Sulawesi Tengah agar aktif, berprestasi, dan berani mengambil peran sebagai penggerak perubahan positif di daerah. (Arth)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

WhatsApp Image 2026-01-11 at 14.22.35

INSTAGRAM

12 hours ago
13 hours ago
14 hours ago
14 hours ago
15 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri
error: Content is protected !!