x Pulau Seribu Asri

Pemprov Sulsel Lelang Proyek Preservasi Jalan Rp278,6 Miliar, Cakup 157 Kilometer

waktu baca 3 menit
Minggu, 11 Jan 2026 14:44 79 Arthur

Viralterkini.id, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan resmi membuka proses lelang proyek preservasi jalan dengan nilai pagu mencapai Rp278,63 miliar. Proyek ini ditujukan untuk penanganan jaringan jalan provinsi di berbagai wilayah strategis Sulsel.

Informasi lelang tersebut diumumkan melalui tahapan prakualifikasi tender preservasi jalan paket 6 yang ditayangkan di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) melalui Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE).

Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sulsel, Irawan, menjelaskan bahwa paket pekerjaan tersebut merupakan bagian dari program Multi-Year Project (MYP) Pemerintah Provinsi Sulsel untuk periode 2025–2027, dengan skema kontrak tahun jamak atau Multi Years Contract (MYC).

“Pekerjaan ini dibiayai dari APBD Tahun Anggaran 2026 dan 2027, dengan nilai pagu sebesar Rp278,63 miliar,” ujar Irawan di Makassar, Kamis (8/1/2026).

Proyek preservasi jalan paket 6 mencakup penanganan pada 20 titik ruas jalan dengan total panjang mencapai 157,49 kilometer. Program ini dirancang untuk menjaga sekaligus meningkatkan tingkat kemantapan jalan provinsi yang menghubungkan wilayah utara, tengah, selatan, hingga kawasan metropolitan Sulawesi Selatan.

Pelaksanaan proyek menggunakan skema kontrak lumpsum dengan metode rancang bangun (design and build), yang mencakup tahapan perencanaan teknis, pekerjaan konstruksi fisik, hingga pemeliharaan jalan pasca konstruksi.

“Preservasi jalan ini merupakan bentuk komitmen Pemprov Sulsel dalam memastikan jaringan jalan provinsi tetap berfungsi optimal dan merata di seluruh wilayah, guna mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat,” jelas Irawan.

Lokasi pekerjaan tersebar di sejumlah kabupaten dan kota, antara lain Kabupaten Luwu, Toraja Utara, Tana Toraja, Jeneponto, Bantaeng, Pinrang, Maros, serta Kota Palopo dan Kota Makassar. Ruas jalan yang ditangani mencakup jalur penghubung kawasan pegunungan Toraja, wilayah pesisir selatan, hingga akses utama perkotaan dan kawasan penyangga metropolitan Mamminasata.

Di wilayah utara Sulsel, penanganan dilakukan pada sejumlah ruas strategis seperti batas Toraja Utara–Pantilang–Bua, Tedong Bonga–Buntao hingga perbatasan Kabupaten Luwu, Pantilang–Bonglo sampai batas Kota Palopo, serta ruas di sekitar Rantepao, Pangala, dan Baruppu hingga perbatasan Provinsi Sulawesi Barat. Akses menuju Bandara Pongtiku dan jalur penghubung Toraja–Luwu juga termasuk dalam paket pekerjaan.

Sementara di wilayah tengah dan selatan, preservasi jalan mencakup ruas penghubung Kabupaten Jeneponto dan Bantaeng, termasuk koridor Boro–Loka dan Sinoa–Bantaeng. Adapun di kawasan metropolitan, pekerjaan meliputi ruas Parang Loe–Tamalanrea Raya hingga perbatasan Kabupaten Maros, batas Kota Makassar–Pamanjengan–Benteng Gajah, serta sejumlah ruas utama di pusat Kota Makassar seperti Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Dr. Ratulangi.

Secara keseluruhan, lingkup kegiatan mencakup pekerjaan persiapan, penyusunan Detail Engineering Design (DED), pelaksanaan konstruksi dengan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK), serta pemeliharaan pasca konstruksi. Dari sisi teknis, pekerjaan diarahkan pada rekonstruksi jalan, pemeliharaan berkala, dan peningkatan kualitas layanan jalan.

“Melalui program ini, Pemprov Sulsel menargetkan peningkatan konektivitas antarwilayah, kelancaran distribusi barang dan jasa, serta penguatan aksesibilitas masyarakat secara berkelanjutan,” pungkas Irawan. (Arth)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

WhatsApp Image 2026-01-11 at 14.22.35

INSTAGRAM

12 hours ago
13 hours ago
14 hours ago
14 hours ago
14 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri
error: Content is protected !!