Rektor Unutara Dr. M. Nasir Tamalene, Kredit Foto: Istimewa Viralterkini.id, Ternate – Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (Unutara) menyiapkan lompatan besar pada 2026 dengan membuka sejumlah program studi strata satu (S1) baru. Langkah ini menandai pengembangan akademik yang jarang dilakukan perguruan tinggi di daerah.
Melalui rencana tersebut, Unutara menghadirkan jurusan yang belum tersedia di Maluku Utara. Kampus ini sekaligus memperluas pilihan kuliah yang relevan dengan kebutuhan pendidikan dan pembangunan daerah.
Rektor Unutara, Nasir Tamalene, menyampaikan rencana pembukaan Program Studi Kebidanan, Pendidikan Inklusif, Ilmu Lingkungan, Ilmu Kepolisian, serta Manajemen Bencana. Seluruh program tersebut masuk dalam Rencana Strategis (Renstra) Unutara.
“Pada 2026 kami menargetkan pembukaan program studi yang belum banyak tersedia di Maluku Utara. Namun, untuk program studi Ekonomi dan Hukum, pemerintah masih memberlakukan moratorium,” ujar Nasir, Sabtu (10/1/2026) sebagaimana dilansir RRI Ternate.
Pilihan program studi tersebut sejalan dengan hasil riset mengenai karakter Generasi Z. Berdasarkan Deloitte Global Gen Z & Millennial Survey, Gen Z menaruh perhatian besar pada isu lingkungan dan dampak sosial. Temuan ini menjadikan Program Studi Ilmu Lingkungan dan Manajemen Bencana relevan dengan minat dan orientasi generasi muda saat ini.
Riset yang sama juga menunjukkan kecenderungan Gen Z memilih pendidikan yang memiliki dampak langsung bagi masyarakat. Arah pengembangan Unutara pun sejalan dengan kebutuhan tersebut dan menyasar segmen yang tepat.
Sementara Indonesia Gen Z Report yang dirilis IDN Research Institute mencatat kepedulian Gen Z terhadap pendidikan inklusif serta layanan kesehatan juga sangat tinggi. Kondisi ini memperkuat daya tarik Program Studi Pendidikan Inklusif dan Kebidanan yang ditawarkan.
Pada saat bersamaan, Gen Z juga menunjukkan minat pada profesi yang memiliki nilai dan makna sosial. Program studi yang berbasis pelayanan publik pun terus menjadi pilihan utama.
Data Statista memperlihatkan bahwa isu keamanan dan keselamatan publik menjadi perhatian global Generasi Z. Temuan ini membuka prospek besar bagi pengembangan Program Studi Ilmu Kepolisian di masa mendatang.
Selain itu, program-program baru tersebut juga masih tergolong langka di kawasan Indonesia Timur, termasuk Maluku Utara. Situasi ini membuat Unutara memandang Ilmu Kepolisian sebagai program strategis yang memiliki nilai keunggulan kompetitif secara jangka panjang.
Saat ini, Unutara menyelenggarakan Teknik PWK, Pendidikan IPA, Pendidikan IPS, Biologi, dan Kimia. Untuk prodi baru, kampus telah menyiapkan sarana dan prasarana. Namun demikian, Nasir mengakui tantangan utama terletak pada ketersediaan dosen.
“Untuk program studi kesehatan, setiap prodi minimal membutuhkan lima dosen bergelar magister. Ketersediaan dosen inilah yang menjadi tantangan utama,” jelasnya.
Selain akademik, Unutara juga menyiapkan kampus baru. Kampus tersebut berlokasi di Kelurahan Tanah Tinggi, Kota Ternate. Unutara menargetkan pemanfaatan gedung itu pada awal 2026.
Melalui kombinasi program studi relevan, dukungan riset, dan infrastruktur baru, Unutara menyesuaikan pengembangan kampus dengan kebutuhan pendidikan dan pembangunan daerah. (Arth)
Tidak ada komentar