x Pulau Seribu Asri

Insiden Basket Usia Muda, Pelatih Merpati Bali dan PS Roar Dijatuhi Sanksi

waktu baca 3 menit
Rabu, 23 Jul 2025 16:47 148 Agung

Viralterkini.id, Jakarta – Panitia Pelaksana Mandiri Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Antarklub U16 2025 menjatuhkan sanksi tegas kepada dua pelatih tim peserta, yakni Aldion Christian Aditia dari Merpati Bali dan Amin Prihantono dari PS Roar Basketball Jakarta.

Keputusan ini diambil menyusul insiden kontroversial yang terjadi dalam laga antara kedua tim di GOR Unesa, Surabaya, pada Selasa malam, 22 Juli 2025.

Dalam surat keputusan resminya, Panitia Pelaksana menyatakan bahwa kedua pelatih tidak diperbolehkan mendampingi timnya masing-masing hingga Kejurnas Antarklub U16 dan U18 tahun ini berakhir.

Selain itu, berita acara beserta rekaman video insiden telah dilaporkan kepada Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) untuk ditindaklanjuti lebih lanjut.

Berikut isi petikan surat keputusan Panpel:

1. Memberikan sanksi kepada Pelatih Kepala Tim Merpati Bali (Aldion Christian Aditia) dan Pelatih Kepala Tim PS ROAR Basketball Jakarta (Amin Prihantono) tidak boleh mendampingi tim hingga selesai di Mandiri Kejurnas Antarklub U16 dan U18 Tahun 2025.

2. Melaporkan berita acara dan rekaman video ke DPP PERBASI dan menyerahkan keputusan lanjutan kepada DPP PERBASI.

Sanksi tersebut diambil berdasarkan hasil rapat Dewan Hakim Panitia Pelaksana yang digelar segera setelah pertandingan.

Keputusan ini disambut baik oleh Penanggung Jawab Kejurnas, Azrul Ananda, yang menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai sportivitas dalam pembinaan atlet usia muda.

“Saya mendukung keputusan yang diambil Panitia Pelaksana. Keputusan ini diambil berdasarkan pengamatan langsung, review video, serta pengakuan dari pihak-pihak terkait,” ujar Azrul.

Azrul menyayangkan terjadinya insiden yang menurutnya mencederai semangat sportivitas dan proses pembinaan.

Ia menegaskan bahwa insiden semacam ini harus menjadi pelajaran penting bagi semua pihak yang terlibat dalam dunia basket usia muda.

“Kami harus tegas. Ini jadi pembelajaran berharga bagi penyelenggara, peserta, hingga masyarakat basket Indonesia. Hal seperti ini tidak boleh terjadi lagi, apalagi di level pembinaan. Ini adalah kelompok usia muda, dan insiden ini bisa jadi preseden buruk,” tambah Azrul.

Insiden yang dimaksud terjadi di sisa 22 detik akhir pertandingan, saat Merpati Bali unggul 67-65 atas PS Roar.

Dalam situasi klasemen Grup F, Merpati Bali membutuhkan kemenangan dengan selisih minimal sembilan poin agar lolos ke babak playoff.

Sementara PS Roar masih bisa melaju ke fase berikutnya, asalkan tidak kalah dengan margin lebih dari delapan poin.

Dengan mempertimbangkan kalkulasi tersebut, Merpati Bali secara kontroversial melakukan aksi tak lazim dengan memasukkan bola ke ring sendiri.

Tindakan ini diduga sebagai upaya untuk memaksakan pertandingan berlanjut ke babak overtime, demi mengejar target selisih poin yang dibutuhkan.

Strategi kontroversial itu menuai protes dari berbagai pihak, termasuk dari tim lawan. Pertandingan akhirnya berakhir dengan skor 67-66 untuk kemenangan Merpati Bali, namun hasil itu tak cukup untuk membuat mereka lolos. PS Roar tetap melaju ke babak playoff sebagai wakil Grup F.

Insiden ini menjadi sorotan luas di kalangan pencinta olahraga dan menjadi peringatan keras bagi dunia basket Tanah Air, khususnya dalam kategori usia dini.

Panitia Pelaksana berharap kejadian ini tidak terulang kembali dan menjadi momen introspeksi bagi semua pihak.

DPP PERBASI kini tengah mengkaji dokumen serta video insiden untuk menentukan apakah akan ada sanksi tambahan di tingkat federasi.

Keputusan tersebut akan menjadi acuan penting dalam menjaga integritas pertandingan di masa depan.

Panitia Pelaksana pun menegaskan komitmen mereka untuk mengawal jalannya kejurnas secara adil dan profesional, demi memastikan ajang ini tetap menjadi ruang pembinaan yang sehat, kompetitif, dan penuh semangat sportivitas.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

WhatsApp Image 2026-01-11 at 14.22.35

INSTAGRAM

15 hours ago
16 hours ago
17 hours ago
17 hours ago
17 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri
error: Content is protected !!