Visi SDM IWIP : Mentransformasi Puluhan Ribu Tenaga Kerja Lokal Menjadi Operator Kelas Dunia
waktu baca 3 menit
Rabu, 4 Feb 2026 16:39 84 M Ary K
Tampak seorang instruktur memberikan arahan kepada peserta pelatihan mengenai teknik pengelasan (welding) presisi tinggi di kawasan PT IWIP, Halmahera Tengah. Program ini merupakan bagian dari visi besar perusahaan untuk mentransformasi 64.000 tenaga kerja lokal menjadi operator kelas dunia. (Dok. IWIP)
Viralterkini.id, WEDA – PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) terus mempertegas komitmennya dalam memperkuat fundamental ekonomi nasional melalui pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).
Melalui program pelatihan yang inklusif dan berkelanjutan, IWIP sukses mentransformasi puluhan ribu tenaga kerja lokal menjadi tenaga ahli operator alat berat dan pengelasan yang kompeten di level global.
Langkah ini bukan sekadar pemenuhan kebutuhan operasional, melainkan sebuah manifestasi dari visi besar perusahaan untuk menciptakan standardisasi tenaga kerja industri yang berdaya saing tinggi, meski berangkat dari latar belakang tanpa pengalaman teknis sebelumnya.
Menembus Batas Pengalaman Program yang dipusatkan di area pelatihan IWIP ini mencakup integrasi antara pemahaman teoritis di kelas dengan praktik lapangan yang intensif. Peserta dibekali keahlian untuk mengoperasikan alat-alat berat strategis seperti Dump Truck, Excavator, Wheel Loader, hingga teknik pengelasan (Welding).
Namun, aspek yang menjadi pembeda utama adalah penekanan pada Safety Culture dan Professional Character.
“Program pelatihan ini tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, tetapi juga pada pembentukan karakter, disiplin, dan kesadaran keselamatan. Kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi mereka yang memiliki kemauan belajar, meski tanpa pengalaman sebelumnya,” ungkap Roslina Sangaji, General Manager Human Resources & Development IWIP.
Transformasi Karir: Dari Ritel hingga Farmasi Keberhasilan IWIP tercermin dari keberagaman latar belakang para pesertanya. Program ini menjadi jembatan bagi individu dari sektor jasa, perdagangan, hingga farmasi untuk melakukan career switch ke sektor industri strategis.
Fikri Firmansyah, misalnya. Ia bergabung dengan program pelatihan dump truck pada akhir tahun 2025. Sebelumnya dia adalah kepala toko pada salah satu waralaba ternama. Begitu juga dengan Syarbani (42). Sebelum memutuskan mengikuti program pelatihan di IWIP, Syarbani lama bergelut di dunia farmasi.
Keinginan mengembangkan kemampuan sekaligus mendulang pengetahuan menggerakkan mereka ke Halmahera Tengah. Kisah mereka menjadi bukti bahwa batasan pengalaman bukan lagi penghalang untuk meraih masa depan di sektor pertambangan dan industri.
Capaian Impresif: 64 Ribu Tenaga Ahli Terlahir Sejak tahun 2019, IWIP telah menorehkan angka statistik yang membanggakan sebagai kontribusi nyata bagi tenaga kerja nasional. Rekam jejak dampak sosial IWIP terukir impresif dengan mencetak 64.754 tenaga ahli.
Secara rinci, IWIP melahirkan 31.995 operator dump truck dan 9.613 ahli mengendalikan excavator.
Selain itu, terdapat 7.792 operator wheel loader serta 15.354 tenaga las berdaya saing tinggi.
Selama masa pelatihan, IWIP memastikan kesejahteraan peserta terjaga melalui penyediaan fasilitas akomodasi, konsumsi 3 kali sehari, Alat Pelindung Diri (APD) standar industri, serta jaminan kesehatan.
Visi Masa Depan dan Konstribusi Kemandirian Ekonomi Inisiatif ini merupakan kontribusi konkret IWIP dalam mendukung agenda Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kapasitas tenaga kerja nasional, sekaligus membuka akses lapangan kerja berkelanjutan di sektor industri.
Dengan mencetak tenaga kerja terampil secara mandiri, IWIP turut mendorong terciptanya ekosistem ekonomi yang berkelanjutan di Maluku Utara dan Indonesia pada umumnya.
“Kami berharap program ini dapat berjalan dengan lancar dan terus membantu masyarakat dalam mengembangkan kemampuan mereka. Semoga program ini juga membantu pemerintah dalam menciptakan lapangan pekerjaan di Maluku Utara maupun Indonesia umumnya,” tutup Roslina. (dano)
Tidak ada komentar