Kredit Foto: Malukuterkini.com Viralterkini.id, Ambon – Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon kembali melantik dokter baru sebagai bagian dari upaya memperkuat layanan kesehatan di Provinsi Maluku.
Sebanyak 71 dokter lulusan Fakultas Kedokteran (FK) Unpatti angkatan 37 periode Februari 2026 mengikuti prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan pada Kamis (5/2/2026).
Prosesi berlangsung di Islamic Center Ambon dengan dipimpin oleh Dekan FK Unpatti, dr. Farah Christina Noya, M.HPEd., Ph.D. Acara juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath dan Wakil Rektor Unpatti, Dr. Nur Aida Kubangun.
Wakil Dekan Bidang Akademik FK Unpatti, dr. Laura B. S. Huwae, Sp.S., M.Kes, melaporkan bahwa para dokter baru telah menyelesaikan pendidikan pre-klinik dan profesi dokter selama sekitar enam tahun.
Mereka juga menyelesaikan tahap kepaniteraan klinik di berbagai rumah sakit dan puskesmas di Maluku serta mengikuti Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter secara nasional.
Setelah diambil sumpahnya, para dokter baru siap menjalani masa internship dan pengabdian masyarakat di wilayah layanan kesehatan di Maluku.
Jumlah lulusan ini meningkatkan total dokter FK Unpatti yang sudah dilantik menjadi sekitar 679 dokter sejak fakultas berdiri.
Pelantikan dokter ini muncul di tengah dorongan untuk meningkatkan pemerataan layanan kesehatan di daerah kepulauan Maluku.
Tenaga medis yang baru diambil sumpah diharapkan akan membantu memperkecil kesenjangan akses kesehatan, terutama di kawasan yang selama ini kekurangan dokter.
Selama prosesi pelantikan, para dokter menandatangani bukti angkat sumpah serta pernyataan bersedia ditempatkan di Provinsi Maluku setelah menyelesaikan masa internship.
Langkah ini sejalan dengan semangat FK Unpatti untuk mendorong kontribusi tenaga kesehatan terhadap pembangunan daerah dan pemenuhan kebutuhan medis masyarakat di wilayah terpencil.
Meski jumlah dokter terus bertambah, distribusi tenaga medis tetap menjadi tantangan di Maluku. Pemerintah daerah dan fasilitas kesehatan setempat terus diminta untuk menyerap lulusan baru agar layanan kesehatan bisa menjangkau seluruh masyarakat secara merata.
Para lulusan baru juga diharapkan mampu menjawab tantangan lokal dan memberikan layanan medis yang bermutu kepada masyarakat, termasuk di daerah kepulauan yang selama ini mengalami keterbatasan tenaga dokter. (**)
Tidak ada komentar