Kredit Foto: Siwalima.id Viralterkini.id, Maluku – Dua profesor dari Technische Universität Dresden, yakni Steffen Kersten dan Thomas Koehler, mengunjungi Universitas Pattimura di Kota Ambon untuk memperluas kerja sama akademik lintas negara.
Rektor Unpatti, Fredy Leiwakabessy, menyambut langsung kedatangan kedua akademisi tersebut bersama jajaran pimpinan universitas. Ketua International Office, staf terkait, serta Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra turut mendampingi pertemuan resmi yang berlangsung di lingkungan kampus.
Agenda kunjungan ini melanjutkan komunikasi akademik yang sebelumnya telah dibangun. Wakil Rektor Bidang Akademik Unpatti lebih dulu mengunjungi TU Dresden, sehingga pertemuan kali ini menjadi langkah timbal balik sekaligus penguatan relasi kedua institusi.
Kedua pihak membahas peluang kerja sama dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Mereka juga menempatkan pendidikan vokasi sebagai fokus utama pengembangan bersama.
Rektor Unpatti menegaskan komitmen kampus dalam memperluas program pendidikan vokasi serta menyiapkan pembukaan Pendidikan Profesi Guru (PPG) bidang vokasi. Program ini membuka peluang bagi lulusan sarjana dari berbagai disiplin ilmu untuk menempuh pendidikan profesi guru di Unpatti.
“Selain itu, kami membahas persiapan tenaga pendidik yang akan menempuh pendidikan di TU Dresden. Kampus ini memiliki keunggulan dalam menyiapkan tenaga pendidik yang menguasai teknologi dan pengembangan keilmuan di bidang vokasi. Kami berharap kerja sama ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat pengembangan sumber daya manusia unggul,” ujar Fredy Leiwakabessy di Ambon, Kamis (18/3/2026).
Steffen Kersten dan Thomas Koehler menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Unpatti. Keduanya menilai kolaborasi ini memiliki prospek kuat, terutama dalam pengembangan pendidikan vokasi berbasis teknologi dan peningkatan kapasitas tenaga pengajar.
Mereka juga menyepakati sejumlah agenda lanjutan yang akan menjadi prioritas kerja sama, termasuk pertukaran akademik, peningkatan kompetensi dosen, dan penguatan kurikulum vokasi.
Selain pertemuan resmi, kedua profesor tersebut juga mengisi kuliah umum dalam rangka Dies Natalis ke-61 Universitas Pattimura melalui kegiatan Unpatti Expo.
Kuliah umum itu memberikan wawasan baru bagi mahasiswa dan civitas akademika terkait perkembangan pendidikan vokasi di tingkat global serta tantangan yang akan dihadapi di masa depan. (**)