CEO Persiba Balikpapan, Ichsan Rachmansyah saat berikan selamat kepada pemain dan official yang lolos naik kasta ke Liga 2 musim depan. Foto : Viralterkini.id/MAK Viralterkini.id, Jakarta – Terkait kasus Catur Adi Prianto yang mengaitkan dengan Persiba Balikpapan sedikit diluruskan karena ada kesalahpahaman mengenai apa yang di beritakan mengenai hal jabatan dalam kepengurusan Persiba Balikpapan.
Diberitakan bahwa Catur Adi Prianto adalah direktur Persiba Balikpapan itu tidak dibenarkan melainkan hanya sementara atau berdasarkan masa berlaku mandat penugasan saja selama 1 tahun yang ditugaskan oleh klub. Diakte CEO Persiba Balikpapan dipegang oleh Ichsan Rachmansyah dan sebagai Komisari Utama Persiba Balikpapan oleh M. Rafil Perdana.
Jadi ditegaskan bahwa Catur Adi Prianto itu hanya dimandatkan sebagai pengurus Persiba Balikpapan ke operator LIB dan PSSI untuk kompetisi PNM Liga Nusantara (Liga 3) musim 2024/2025.
Penangkapan ini dikonfirmasi oleh Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Mukti Juharsa, pada Minggu (9/3/2025).
“Kami membenarkan bahwa Catur ditangkap,” ujar CEO Persiba Balikpapan, Ichsan Rachmansyah.

Tampak COO Persiba Balikpapan, Ichsan Rachmansyah Sofyan menghadiri peluncuran tim Persiba Balikpapan, Attrium Mall E-Walk Balikpapan, Minggu (24/11). Foto : Persiba Balikpapan
Menanggapi kasus ini, CEO Persiba Balikpapan, Ichsan Rachmansyah sekali lagi menegaskan bahwa secara legalitas, Catur Adi Prianto tidak terdaftar dalam akta PT Persiba Balikpapan. Namun, ia memang terdaftar sebagai pengurus di PSSI dan PNM Liga Nusantara (Liga 3).
“Secara di akta PT, tidak ada nama beliau sebagai direktur. Namun, di PSSI, ia didaftarkan sebagai pengurus,” jelas CEO Persiba Balikpapan, Ichsan Rachmansyah saat dihubungi.
Ia juga menyebut bahwa Catur sebelumnya hanya diberikan mandat untuk membantu manajemen klub di PNM Liga Nusantara (Liga3) musim 2024/2025, yang merupakan liga semi-pro dan berada di liga 3 kompetisi sepak bola Indonesia.
Ichsan memastikan bahwa kasus ini tidak akan mempengaruhi fokus dan persiapan Persiba dalam menghadapi Liga 2 musim depan.
Selain itu, ia mengungkapkan bahwa klub akan melakukan perubahan struktur manajemen sebagai bagian dari strategi pembenahan klub.
“Perubahan ini adalah bagian dari komitmen kami untuk membangun fondasi yang lebih kokoh, baik di dalam maupun luar lapangan,” tegasnya.
Klub pun berusaha menjaga citranya dengan menegaskan bahwa kasus ini tidak terkait dengan manajemen tim secara legal dan akan melakukan pembenahan untuk target musim depan adalah Liga 1. (ma)
Tidak ada komentar