x Pulau Seribu Asri

SIWO PWI Pusat Dukung PON 2028 Digelar di Jakarta, Suriansah: Demi Keberlanjutan dan Efisiensi Anggaran

waktu baca 3 menit
Sabtu, 20 Des 2025 07:00 52 M Ary K

Viralterkini.id, Jakarta — Ketua Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Pusat periode 2025–2030, Suriansyah, menyatakan dukungan penuh terhadap pernyataan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang mendorong agar Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 digelar di Jakarta. Dukungan tersebut didasarkan pada pertimbangan keberlanjutan (sustainabilitas) pemanfaatan venue olahraga pasca-event serta efisiensi penggunaan anggaran negara.

Menurut rencana, pelaksanaan PON 2028 akan berlangsung di Nusa Tenggara Barat (NTB). Hingga saat ini, proses persiapan sama sekali tak ada menunjukkan perkembangan.

Suriansyah menilai gagasan yang disampaikan Gubernur Pramono Anung merupakan pendekatan realistis dan rasional di tengah tantangan pembinaan olahraga nasional yang selama ini kerap diwarnai persoalan klasik, terutama soal pemanfaatan fasilitas olahraga setelah event besar selesai digelar.

Menurutnya, pengalaman panjang PON di berbagai daerah menunjukkan banyak venue yang dibangun dengan biaya besar akhirnya terbengkalai dan tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi daerah maupun olahraga nasional.

“Pernyataan Gubernur DKI Jakarta sangat relevan dengan kondisi faktual yang kita hadapi. Asas keberlanjutan harus menjadi pertimbangan utama. Kita punya catatan panjang soal venue PON yang akhirnya hanya menjadi bangunan kosong,” kata Suriansyah, menanggapi wacana PON 2028 di Jakarta, Kamis (18/12/2025).

Ia mencontohkan pelaksanaan PON 2008 di Kalimantan Timur dan PON 2012 di Riau sebagai pelajaran penting. Pada dua ajang tersebut, sejumlah fasilitas olahraga dibangun dengan dana sangat besar, yang sebagian besar bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Namun, setelah event berakhir, banyak venue tidak termanfaatkan secara optimal dan bahkan terbengkalai.

“Fakta ini tidak bisa kita abaikan. Uang negara yang jumlahnya sangat besar seharusnya memberi manfaat jangka panjang. Kenyataannya, banyak venue PON justru menjadi monumen pemborosan karena tidak terintegrasi dengan kebutuhan pembinaan olahraga daerah,” ujarnya.

Dalam konteks kondisi ekonomi nasional yang dinilai belum sepenuhnya stabil, Suriansah menegaskan bahwa membangun fasilitas baru yang berpotensi menjadi aset mangkrak bukanlah pilihan bijak. Ia memandang keputusan untuk menunjuk Jakarta sebagai tuan rumah PON 2028 akan meminimalkan risiko tersebut karena ibu kota telah memiliki infrastruktur olahraga yang memadai.

Menurut eks wartawan tabloid olahraga Media GO ini, Jakarta berada pada posisi strategis karena masih memiliki banyak fasilitas olahraga peninggalan Asian Games 2018 yang hingga kini relatif terawat dan fungsional. Stadion, arena indoor, hingga kawasan olahraga terpadu masih aktif digunakan untuk berbagai kegiatan olahraga nasional maupun internasional.

“Jakarta tidak perlu membangun dari nol. Venue sudah tersedia, tinggal optimalisasi dan penyesuaian teknis. Ini sejalan dengan pernyataan Pak Pramono bahwa DKI tidak perlu mengeluarkan dana besar untuk pembangunan fasilitas baru,” ucapnya.

Lebih jauh, dirinya menilai penyelenggaraan PON di Jakarta juga membuka peluang pengelolaan event yang lebih profesional dan akuntabel. Dengan pengalaman menjadi tuan rumah multi-event internasional, Jakarta dinilai memiliki sumber daya manusia, sistem manajemen, serta ekosistem pendukung yang lebih siap dibanding banyak daerah lain.

Ia menambahkan, pilihan Jakarta sebagai tuan rumah PON 2028 juga dapat menjadi momentum untuk melakukan pembenahan tata kelola olahraga nasional, termasuk evaluasi menyeluruh terhadap model penyelenggaraan PON yang selama ini kerap dikritik karena boros anggaran dan minim dampak jangka panjang.

“PON seharusnya tidak hanya menjadi pesta olahraga sesaat, tetapi juga instrumen pembinaan dan pembangunan olahraga berkelanjutan. Apa yang disampaikan Gubernur DKI Jakarta patut didukung karena berpijak pada efisiensi, keberlanjutan, dan akal sehat,” katanya menegaskan.

Sebagai organisasi wartawan olahraga, SIWO PWI Pusat, lanjutnya, akan terus mendorong diskursus publik yang konstruktif terkait masa depan PON dan pembinaan olahraga nasional agar lebih efektif, efisien, dan berorientasi jangka panjang. (ma)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

WhatsApp Image 2026-01-11 at 14.22.35

INSTAGRAM

12 hours ago
13 hours ago
14 hours ago
14 hours ago
15 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri
error: Content is protected !!