Sinergi Ekonomi Rakyat, Bupati Halteng: Koperasi Pilar Ekonomi Desa
waktu baca 3 menit
Kamis, 5 Feb 2026 16:08 49 Dano
Bupati Halmahera Tengah Ikram Malan Sangadji bersama Pimpinan OPD berfoto bersamah Menteri Koperasi Ferry Joko Juliantono usai melakukan audiensi di Kantor Kementerian Koperasi, Jakarta, Rabu (04/02/2025). Foto: Supriansah Nurdin.
Viralterkini.id, Jakarta – Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) mempertegas komitmen memperkuat ekonomi kerakyatan melalui transformasi koperasi. Langkah ini dikukuhkan dalam kunjungan kerja Bupati Halteng ke Kementerian Koperasi di Jakarta, Rabu (04/02/2025).
Bupati bersama jajaran pimpinan OPD disambut langsung oleh Menteri Koperasi, Ferry Joko Juliantono, di lantai 8 gedung kementerian. Pertemuan strategis ini membahas sinkronisasi program daerah dengan visi besar penguatan ekonomi nasional.
Kunjungan kerja Bupati Halteng ke Kementerian Koperasi di Jakarta, Rabu (04/02/2025). Foto : Supriansah Nurdin.
Menteri Ferry memberikan apresiasi tinggi terhadap visi Pemkab Halteng yang menempatkan koperasi sebagai pilar pertumbuhan. Sinergi pusat dan daerah dinilai menjadi kunci utama keberhasilan Program Prioritas Nasional Koperasi Merah Putih.
Dalam paparannya, Menteri Ferry menyebut pemerintah telah membangun sekitar 89.000 koperasi di seluruh Indonesia. Hal ini merupakan implementasi nyata Pasal 33 UUD 1945 untuk mewujudkan pemerataan ekonomi masyarakat secara luas.
Ia menekankan bahwa koperasi modern harus dikelola profesional agar menjadi benteng bagi warga. Koperasi diharapkan mampu memutus rantai ketergantungan masyarakat terhadap rentenir, tengkulak, hingga praktik pinjaman online ilegal.
”Koperasi harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi desa. Kami juga membuka ruang bagi koperasi nelayan untuk mengelola SPBU dan pabrik es,” ujar Ferry.
Tampak Bupati Halteng bersama Kementerian Koperasi di Jakarta, Rabu (04/02/2025). Foto : Supriansah Nurdin.
Pemerintah pusat kini tengah memacu digitalisasi agar sistem koperasi lebih modern.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Halmahera Tengah menegaskan bahwa koperasi bukan sekadar badan usaha, melainkan jantung ekonomi warga. Ia ingin memastikan setiap desa memiliki koperasi yang sehat dan mampu mengelola potensi lokal secara mandiri.
”Kami ingin koperasi di Halteng benar-benar hadir sebagai solusi nyata bagi masyarakat. Melalui koperasi, kita tidak hanya membangun usaha, tapi membangun kemandirian warga desa agar lebih sejahtera,” tegas Bupati dalam pertemuan tersebut.
Beliau juga menambahkan bahwa penguatan koperasi akan beriringan dengan pemanfaatan infrastruktur daerah.
“Dengan surplus listrik yang kita miliki, koperasi bisa merambah sektor pengolahan produk lokal, bukan hanya simpan pinjam saja,” imbuhnya.
Bupati memaparkan kesiapan energi listrik yang surplus 8,5 MW serta rencana tambahan 2,5 MW dalam waktu dekat. Selain itu, program pembangunan 2.481 unit rumah layak huni terus digenjot untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Halteng.
Pertemuan diakhiri dengan kesepakatan pemberian pendampingan khusus bagi setiap koperasi desa di Halteng. Langkah ini diharapkan menciptakan motor penggerak ekonomi yang mandiri, inklusif, dan memiliki daya saing tinggi di pasar lokal. (dano)
Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) dalam kunjungan kerja Bupati Halteng ke Kementerian Koperasi di Jakarta, Rabu (04/02/2025). Foto : Supriansah Nurdin.Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) dalam kunjungan kerja Bupati Halteng ke Kementerian Koperasi di Jakarta, Rabu (04/02/2025). Foto : Supriansah Nurdin.
Tidak ada komentar