x Pulau Seribu Asri

Saudi Usir Diplomat Iran, Diberi Waktu 24 Jam untuk Angkat Kaki

waktu baca 2 menit
Minggu, 22 Mar 2026 20:15 10 Arthur

Viralterkini.id – Pemerintah Arab Saudi mengambil langkah keras pada Sabtu (21/3/2026). Riyadh mengusir atase militer Iran, asistennya, dan tiga staf kedutaan. Pemerintah juga memberi waktu 24 jam untuk meninggalkan wilayah Saudi.

Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menetapkan mereka sebagai persona non grata. Artinya, Saudi menolak kehadiran mereka secara resmi.

Saudi Kaitkan Keputusan dengan Serangan Iran

Selain itu, Riyadh langsung menjelaskan alasan di balik keputusan ini. Pemerintah menilai Iran terus melancarkan serangan ke wilayahnya.

“Kami tidak akan mentoleransi ancaman berulang. Serangan Iran akan membawa konsekuensi besar bagi hubungan kedua negara,” tegas Kementerian Luar Negeri Saudi dalam pernyataan resmi di Riyadh.

Dengan pernyataan itu, Saudi menunjukkan sikap yang semakin tegas terhadap Teheran.

Serangan Rudal dan Drone Terus Terjadi

Sejak perang AS–Israel melawan Iran pecah pada akhir Februari, Saudi mengaku menghadapi ratusan serangan. Rudal dan drone disebut datang dari arah Iran.

Namun demikian, sistem pertahanan udara Saudi berhasil mencegat sebagian besar serangan tersebut. Meski begitu, ancaman tetap terasa di sejumlah wilayah strategis.

Seorang pejabat keamanan Saudi mengatakan situasi ini tidak bisa dibiarkan.

“Iran menyerang wilayah kami berulang kali. Kami harus melindungi warga dan kedaulatan kami,” ujarnya pada Sabtu malam.

Ancaman Tindakan Militer Menguat

Sebelumnya, pada Rabu, Menteri Luar Negeri Arab Saudi sudah memberi sinyal keras. Ia menegaskan bahwa negaranya siap mengambil langkah militer jika ancaman terus berlanjut.

“Kami memiliki hak untuk membela diri. Kepercayaan terhadap Iran sudah runtuh,” ujarnya di Riyadh.

Karena itu, pengusiran diplomat ini bukan langkah biasa. Sebaliknya, langkah ini menandai eskalasi serius dalam hubungan kedua negara.

Hubungan Saudi–Iran Kembali Memburuk

Padahal, Saudi dan Iran sempat memperbaiki hubungan pada 2023. Saat itu, kedua negara sepakat meredakan konflik setelah bertahun-tahun bersaing di kawasan.

Namun kini, ketegangan kembali muncul. Bahkan, situasi berkembang jauh lebih cepat akibat konflik regional yang meluas.

Dampak Meluas ke Energi dan Kawasan

Di sisi lain, konflik ini mulai berdampak pada sektor energi. Jalur ekspor minyak dan gas di Timur Tengah menghadapi gangguan.

Beberapa fasilitas energi menghentikan operasi untuk sementara. Langkah ini dilakukan demi menghindari risiko serangan.

Seorang pelaku industri energi di kawasan Teluk mengatakan situasi semakin genting.

“Kami menghadapi tekanan besar. Risiko gangguan pasokan energi meningkat setiap hari,” ujarnya. (**)

VIRAL NETWORK

UCAPAN

WhatsApp Image 2026-03-19 at 9.23.10 PM
Ucapan lebaran rektor ununtara

INSTAGRAM

3 days ago
3 days ago
3 days ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri