x Pulau Seribu Asri

Samsung Perkenalkan Galaxy S26 Series, Tetapkan Standar Baru AI Phone yang Lebih Personal dan Aman

waktu baca 4 menit
Senin, 16 Mar 2026 22:05 30 M Ary K

Viralterkini.id, Jakarta – Samsung Electronics melalui Samsung Electronics Indonesia memperkenalkan visi baru smartphone berbasis kecerdasan buatan lewat peluncuran Samsung Galaxy S26 Series. Perangkat ini disebut sebagai langkah awal menuju era AI Phone yang lebih proaktif, personal, dan tetap mengutamakan privasi pengguna.

Presiden Samsung Electronics Indonesia, Harry Lee, menjelaskan bahwa perkembangan AI di smartphone tidak lagi sekadar menghadirkan fitur tambahan, tetapi menjadi bagian utama dari pengalaman penggunaan perangkat.

Mr.-Harry-Lee-01
Presiden Samsung Electronics Indonesia, Harry Lee. Foto : Samsung

Menurutnya, pendekatan baru ini mengarah pada hadirnya agentic AI, yakni asisten digital yang mampu memahami konteks pengguna dan memberikan bantuan secara lebih intuitif melalui interaksi multimoda.

“Model yang sebelumnya berbasis aplikasi kini berkembang menjadi dunia asisten personal, di mana interaksi sentuhan ditingkatkan oleh kemampuan multimoda yang lebih mulus,” ujar Harry Lee dalam pemaparannya.

AI Phone yang Lebih Proaktif dan Adaptif
Melalui Samsung Galaxy S26 Series, Samsung ingin mengubah cara pengguna berinteraksi dengan smartphone. Jika sebelumnya pengguna harus melewati berbagai langkah manual untuk menyelesaikan suatu tugas, kini AI dirancang untuk memangkas proses tersebut dengan bantuan yang lebih berorientasi pada tujuan.

Samsung menyebut pendekatan ini sebagai fondasi menuju AI yang lebih proaktif dan adaptif, di mana sistem tidak hanya menunggu perintah, tetapi mampu membantu pengguna menyelesaikan rangkaian aktivitas secara otomatis.

“Dengan kehadiran Galaxy S26 Series, kami menetapkan standar baru di industri. Ini adalah langkah pertama menuju masa depan di mana teknologi tidak hanya menerima perintah, tetapi juga memberikan bantuan yang berorientasi pada tujuan,” kata Harry Lee.

Pendekatan ini diharapkan dapat membuat penggunaan smartphone terasa lebih alami dan efisien dalam mendukung aktivitas harian pengguna.

Adopsi Galaxy AI di Indonesia Melonjak
Samsung juga mencatat peningkatan signifikan dalam penggunaan teknologi AI di Indonesia. Berdasarkan data internal perusahaan, adopsi Galaxy AI meningkat tajam dari 27 persen pada 2024 menjadi 79 persen pada 2025.

Lonjakan ini menunjukkan bahwa AI semakin terintegrasi dalam aktivitas sehari-hari pengguna smartphone, terutama ketika teknologi tersebut mampu memberikan manfaat praktis secara langsung.

Tiga fitur AI yang paling sering digunakan pengguna di Indonesia antara lain:
– Gemini – membantu pengguna mencari informasi dengan cepat dan memberikan jawaban yang relevan sesuai konteks.
– Circle to Search – memudahkan pencarian informasi langsung dari apa yang terlihat di layar tanpa perlu berpindah aplikasi.
– Writing Assist – membantu menyusun dan menyempurnakan teks untuk kebutuhan komunikasi maupun pekerjaan.

Samsung menilai fitur-fitur tersebut populer karena mampu mengurangi hambatan penggunaan (friction) serta memangkas langkah-langkah yang sebelumnya harus dilakukan secara manual.

Secara global, perusahaan juga melaporkan bahwa hingga menjelang 2026, pengalaman AI yang terintegrasi telah digunakan oleh lebih dari 400 juta pengguna di ekosistem Galaxy.

Personalisasi AI Tetap Mengutamakan Keamanan
Samsung menekankan bahwa semakin personal sebuah AI, semakin penting pula aspek keamanan dan privasi. Karena itu, perusahaan mengusung pendekatan privacy-first serta prinsip Responsible AI dalam pengembangan teknologinya.

Salah satu fondasi keamanan yang digunakan adalah sistem perlindungan berlapis Samsung Knox yang dirancang untuk melindungi data sensitif pengguna dari akses tidak sah.

Dalam Samsung Galaxy S26 Series, personalisasi AI juga diperkuat melalui fitur seperti:
Now Nudge yang membantu pengelolaan jadwal harian.
Photo Assist yang menyempurnakan foto berdasarkan arahan pengguna.

Samsung menekankan bahwa fokus utama bukan hanya menambah fitur baru, tetapi menciptakan alur kerja yang lebih natural, sehingga AI dapat hadir tepat pada saat dibutuhkan pengguna.

AI Memaksimalkan Performa Kamera Flagship
Selain personalisasi, AI juga memainkan peran penting dalam meningkatkan kemampuan perangkat keras, terutama pada sektor kamera.

Harry Lee menegaskan bahwa bagi Samsung, AI tidak dimaksudkan untuk menggantikan hardware, melainkan menyempurnakan kemampuannya.

“Bagi kami, AI bukanlah pengganti hardware, melainkan penyempurna utama dari kemampuannya,” ujarnya.

Pendekatan ini memungkinkan pengguna tetap mendapatkan kualitas foto yang konsisten, termasuk saat mengambil gambar dari jarak jauh seperti di konser atau acara besar.

Dukungan Pembaruan Sistem hingga Tujuh Tahun
Sebagai bagian dari nilai jangka panjang bagi konsumen, Samsung Electronics juga menjanjikan dukungan penggunaan yang lebih lama pada Samsung Galaxy S26 Series.

Perangkat ini akan mendapatkan:
Pembaruan sistem operasi hingga tujuh generasi
Pembaruan keamanan selama tujuh tahun

Garansi global
Komitmen tersebut bertujuan memastikan perangkat tetap aman dan relevan dalam jangka panjang, seiring dengan perkembangan teknologi AI dan layanan digital.

Dengan pendekatan ini, Samsung berharap AI tidak hanya menjadi fitur tambahan pada smartphone, tetapi berkembang menjadi asisten digital yang benar-benar membantu aktivitas sehari-hari pengguna. (ma)

Iklan

Ucapan

Ucapan lebaran rektor ununtara
Ucapan lebaran rektor ununtara

INSTAGRAM

5 hours ago
14 hours ago
14 hours ago
14 hours ago
14 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri