x Pulau Seribu Asri

Rudal Iran Hantam Israel, Ledakan Guncang Yerusalem

waktu baca 3 menit
Selasa, 24 Mar 2026 15:58 20 Arthur

Viralterkini.id – Serangan rudal dari Iran mengguncang wilayah Israel pada Selasa pagi (24/3/2026). Ledakan keras terdengar di Yerusalem setelah dua gelombang serangan menghantam sejumlah titik.

Militer Israel menyatakan bahwa rudal yang diluncurkan Iran menargetkan wilayah Israel utara. Pasukan pertahanan segera mengaktifkan sistem intersepsi untuk menahan ancaman tersebut.

“Serangan rudal terbaru menargetkan wilayah utara dan kami berupaya mencegat ancaman tersebut,” demikian pernyataan militer Israel.

Tim Penyelamat Dikerahkan, Bangunan Rusak

Setelah gelombang pertama serangan, militer Israel langsung mengirim tim pencarian dan penyelamatan ke lokasi terdampak. Laporan awal menunjukkan adanya kerusakan pada bangunan di wilayah utara.

Layanan darurat Magen David Adom merilis rekaman video yang memperlihatkan bagian atas bangunan hancur dan puing-puing berserakan di sekitar lokasi.

Petugas medis memberikan perawatan kepada seorang pria berusia sekitar 30 tahun yang mengalami luka ringan akibat menginjak pecahan peluru.

“Kami memberikan perawatan kepada seorang pria berusia 30-an yang mengalami luka ringan setelah menginjak pecahan peluru,” ujar petugas medis Magen David Adom.

Petugas tidak menerima laporan korban jiwa dalam insiden tersebut.

Warga Sempat Berlindung

Beberapa menit setelah peringatan serangan kedua, ledakan kembali terdengar di Yerusalem. Meski demikian, Komando Pertahanan Dalam Negeri Israel kemudian mengizinkan warga keluar dari tempat perlindungan.

Magen David Adom menyatakan bahwa pihaknya tidak menerima laporan korban jiwa tambahan, namun tetap mengirim paramedis ke lokasi yang dilaporkan terdampak.

Ketegangan Memuncak di Tengah Isu Diplomasi

Serangan ini terjadi beberapa jam setelah Donald Trump mengumumkan bahwa Amerika Serikat telah membuka komunikasi dengan pejabat Iran yang tidak disebutkan identitasnya.

Namun, pemerintah Iran langsung membantah adanya komunikasi tersebut.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengungkapkan bahwa dirinya telah berbicara dengan Trump. Ia menyebut Amerika Serikat melihat peluang tercapainya kesepakatan, tetapi Israel tetap melanjutkan operasi militernya.

“Trump percaya ada peluang untuk memanfaatkan pencapaian luar biasa IDF dan militer AS dalam sebuah kesepakatan. Pada saat yang sama, kami terus menyerang baik di Iran maupun di Lebanon,” kata Netanyahu.

Konflik Meluas ke Lebanon dan Gaza

Netanyahu juga menegaskan komitmen Israel dalam kampanye jangka panjang terhadap Iran, yang ia sebut sebagai pendukung kelompok Hamas. Serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 sebelumnya memicu perang di Gaza.

Di Lebanon, Israel memperluas operasi darat melawan Hizbullah yang didukung Iran. Militer Israel memperingatkan potensi pertempuran berkepanjangan dan kembali menyerang wilayah selatan Beirut.

Menurut Kementerian Kesehatan Lebanon, serangan Israel telah menewaskan lebih dari 1.000 orang dan memaksa lebih dari satu juta warga mengungsi.

Sementara itu, laporan dari kelompok pemantau HAM menyebut konflik ini telah menewaskan sedikitnya 3.230 warga Iran, termasuk 1.406 warga sipil. Namun, verifikasi independen terhadap angka korban di Iran masih menghadapi keterbatasan akses di lapangan.

Situasi ini menunjukkan eskalasi konflik kawasan yang semakin kompleks dan berpotensi meluas dalam waktu dekat. (**)

VIRAL NETWORK

INSTAGRAM

9 hours ago
9 hours ago
9 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri