Pemain Timnas Indonesia, Rizky Ridho menjumpai rekan media sebelum latihan, Stadion Madya Senayan Jakarta, Minggu (23/03). Foto : Viralterkini.id/M Ary K Viralterkini.id, Jakarta – Bek Timnas Indonesia, Rizky Ridho menegaskan kesiapan timnya untuk menghadapi Bahrain dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia.
Ia memastikan seluruh pemain sudah menjalani program latihan terstruktur usai kembali dari laga berat melawan Australia.
“Kita sudah balik dari Australia, malamnya ada sesi gym. Kemudian sore harinya ada latihan terpisah untuk pemain yang tampil kurang dari 45 menit, mereka dapat latihan ekstra. Sementara yang main penuh fokus recovery training,” ujar Rizky Ridho saat ditemui usai latihan.
Ridho juga menanggapi soal peluang dirinya menggantikan posisi bek utama seperti Jay Idzes atau Jordi Amat yang sebelumnya menjadi andalan.
Ia menegaskan bahwa keputusan sepenuhnya berada di tangan pelatih, dan siapa pun yang dipercaya akan memberikan yang terbaik untuk Merah Putih.
“Saya serahkan semua ke coach. Siapa pun yang main pasti akan berikan yang terbaik untuk Timnas,” tegasnya.
Terkait penilaian publik soal komposisi trio bek terbaik di lini belakang Timnas, Ridho menegaskan semua pemain punya komitmen yang sama untuk tim.
Ia meminta agar tidak ada lagi perbandingan antarpemain karena semua siap berjuang demi hasil maksimal.
“Kalau soal trio terbaik, itu penilaian orang di luar. Di tim ini siapa pun yang diturunkan, baik starter maupun dari bench, pasti akan tampil maksimal. Jadi, tolong jangan ada yang membanding-bandingkan lagi, karena kami semua ingin yang terbaik untuk Timnas,” tegasnya.
Soal mentalitas tim usai kekalahan dari Australia, Ridho mengakui sempat ada kekecewaan. Namun, ia menegaskan evaluasi telah dilakukan dan tim kini fokus penuh menatap laga penting melawan Bahrain di kandang sendiri.
“Setelah kalah, kita kecewa. Tapi tidak boleh larut. Evaluasi sudah dilakukan, karena kita ada gim penting di depan mata dan kita main di home. InsyaAllah, kita harus raih kemenangan,” kata bek asal Surabaya itu.
Untuk menjaga mental pemain tetap terjaga, komunikasi terus dibangun di antara sesama pemain. Ridho menegaskan tim tetap optimistis bisa menjaga asa lolos ke Piala Dunia.
“Yang kita bicarakan di tim, kita harus semangat. Kekalahan kemarin jadi bahan evaluasi dan kita harus bangkit. Masih ada peluang untuk lolos ke Piala Dunia, jadi semua harus positif,” jelasnya.
Saat disinggung soal harapan kepada wasit dalam laga kontra Bahrain, Ridho mengaku tidak ingin terlalu memikirkan hal yang tidak bisa dikontrol. Fokusnya kini hanya pada persiapan dan kemenangan.
“Soal wasit, itu di luar kendali kita. Yang pasti, kita harus lebih siap dari Bahrain dan targetnya harus menang,” tegasnya.
Ridho juga mengingatkan bahwa Bahrain bukan tim yang bisa dipandang sebelah mata. Apalagi, tim asal Timur Tengah itu datang dengan status sebagai juara sebelum fase kualifikasi ini.
“Bahrain tim yang bagus. Mereka juara sebelum kualifikasi ini, jadi kita tidak boleh meremehkan. Mereka tim penting, dan kita harus siap dengan kekuatan kita sendiri,” pungkasnya.
Tidak ada komentar