filter: 0; fileterIntensity: -0.01; filterMask: 0; captureOrientation: null;
brp_mask:0;
brp_del_th:null;
brp_del_sen:null;
delta:null;
module: night;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 524288;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 41; Viralterkini.co, Jakarta – PT Pulo Mas Jaya resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama Pemanfaatan, Pembangunan, dan Pengelolaan Fasilitas Olahraga Berkuda Pacu dengan PT Arena Pacu Nusantara.
Penandatanganan dilakukan pada Rabu, 23 April 2025 pukul 15.00 WIB, bertempat di Jakarta International Equestrian Park Pulomas (JIEPP), Jakarta Timur.
Acara penandatanganan berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Lurah Kayu Putih, Komandan Rayon Militer, Leo Valisa, serta Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP PORDASI), Aryo Djojohadikusumo.

Hadir pula perwakilan dari PT Jakarta Propertindo dan Yayasan Pulo Mas selaku pemegang saham PT Pulo Mas Jaya.
Direktur Utama PT Pulo Mas Jaya, Robby Ferliansyah, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya optimalisasi JIEPP yang telah dimulai sejak tahun 2023.
Setelah melalui proses panjang dalam mencari mitra strategis, pihaknya akhirnya menggandeng PT Arena Pacu Nusantara untuk merealisasikan visi menjadikan JIEPP sebagai satu-satunya fasilitas olahraga berkuda terintegrasi di Indonesia.
“JIEPP ke depannya tidak hanya menjadi tempat pertandingan equestrian, tetapi juga akan menjadi pusat pelatihan dan pertandingan untuk seluruh disiplin olahraga berkuda di Indonesia. Ini mencakup berkuda pacu, equestrian, berkuda memanah, dan polo, dengan standar internasional,” ujar Robby dalam sambutannya.
Ia juga menanggapi isu pemisahan fasilitas antara kuda pacu dan kuda equestrian yang kerap menjadi polemik di kalangan penggiat olahraga berkuda. Menurutnya, kekhawatiran itu tidak relevan.
“Di negara-negara lain, termasuk kawasan Timur Tengah, seluruh disiplin berkuda bisa dilakukan dalam satu kawasan yang sama. Ini bukan tentang jenis kudanya, melainkan bagaimana manajemen dan tata kelola fasilitasnya,” jelas Robby, yang juga merupakan mantan Sekretaris PORDASI DKI Jakarta.
Robby juga menyoroti kiprah DKI Jakarta dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) di Aceh dan Sumatera Utara, di mana cabang berkuda pacu dan equestrian berhasil menyumbangkan banyak medali dan menjadikan DKI Jakarta sebagai juara umum di cabang olahraga tersebut.
Menariknya, disiplin berkuda memanah yang sempat ditampilkan sebagai eksibisi pada PON XXI, akan resmi dipertandingkan pada edisi PON mendatang.
Hal ini menegaskan semakin luasnya cakupan olahraga berkuda yang terus berkembang di Tanah Air.
Tak hanya sebagai arena kompetisi, JIEPP juga akan difungsikan sebagai fasilitas karantina untuk kuda-kuda impor.
Ini termasuk kuda-kuda milik Detasemen Kavaleri Berkuda yang kerap digunakan dalam prosesi-prosesi kenegaraan.
Sementara itu, Direktur Utama PT Arena Pacu Nusantara, Aseanto, menegaskan komitmennya dalam membangun fasilitas olahraga berkuda pacu yang modern dan berstandar internasional.
“Kami berharap olahraga berkuda semakin dikenal luas, bukan hanya sebagai olahraga prestasi, tetapi juga sebagai bagian dari sunnah yang membawa nilai edukatif dan spiritual, khususnya bagi umat Muslim,” kata Aseanto.
Ia juga menambahkan bahwa kerja sama ini merupakan langkah awal dalam membangun ekosistem berkuda yang sehat dan kompetitif, dengan fasilitas memadai dan keterjangkauan yang baik untuk publik.
PT Pulo Mas Jaya mengapresiasi keseriusan PT Arena Pacu Nusantara dalam mengembangkan fasilitas ini.
JIEPP dinilai memiliki lokasi strategis di tengah kawasan Transit Oriented Development (TOD) Jakarta.
Lokasinya yang dikelilingi moda transportasi seperti Transjakarta, LRT Jakarta, rencana MRT Jakarta, dan jaringan Jaklingko membuatnya mudah diakses masyarakat dari berbagai wilayah.
“Kerja sama ini merupakan kontribusi kami dalam memajukan olahraga berkuda nasional serta meningkatkan citra Jakarta sebagai pusat olahraga modern dan terintegrasi,” pungkas Robby.
Dengan sinergi dua entitas ini, diharapkan JIEPP akan menjadi barometer baru pengembangan olahraga berkuda di Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai kota yang mendukung kemajuan olahraga dan kebudayaan berkuda secara berkelanjutan.
Tidak ada komentar