Polisi diwilayah Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan telah memetakan titik kerawanan Kamtibmas selama Ramadan, (Sabtu 21/2/2026). Kredit Foto:RRI/Saadatuddaraen Viralterkini.id, Tangerang – Polresta Tangerang melakukan pemetaan titik rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama Ramadan 1447 Hijriah.
Hasil pemetaan menunjukkan terdapat 18 titik rawan di wilayah Kabupaten Tangerang dan sembilan titik di Kota Tangerang Selatan.
Kapolresta Tangerang, Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, menyatakan jajarannya telah menyusun langkah pengamanan secara menyeluruh.
“Kami memetakan potensi kerawanan dan menyiapkan pengamanan komprehensif agar umat Muslim bisa beribadah dengan tenang dan khusyuk,” ujarnya, Sabtu (21/2/2026).
Indra menjelaskan, 18 titik rawan tersebut mencakup potensi perang sarung dan tawuran antar kelompok pemuda. Lokasi itu tersebar di Kecamatan Cisoka, Pasar Kemis, Cikupa, Balaraja, Tigaraksa, Panongan, dan Mauk.
Selain itu, polisi juga menyoroti sejumlah ruas jalan yang kerap menjadi arena balap liar. Di antaranya Jalan Baru Pemda depan kawasan Millennium, Perumahan Taman Adiyasa Solear, serta Jalan Raya Tanjakan Rajeg.
Polresta Tangerang mengerahkan ratusan personel untuk melakukan patroli intensif dan penindakan terhadap pelanggaran hukum.
“Kami hadirkan situasi kamtibmas yang kondusif melalui langkah preventif, preemtif, serta penegakan hukum yang tegas namun tetap humanis,” kata Indra.
Polisi juga memaksimalkan operasi siber dengan memantau media sosial guna mendeteksi potensi gangguan keamanan. Personel disiagakan pada jam-jam rawan, terutama saat waktu berbuka puasa dan sahur.
“Terdapat sembilan titik pusat keramaian saat berbuka puasa, seperti kawasan Citra Raya, Puspemkab Tangerang, dan Telaga Bestari. Kami menempatkan lebih banyak personel di simpang dan perempatan jalan,” jelas Indra.
Sementara itu, Polres Tangerang Selatan mendirikan posko pemantauan keamanan di sejumlah titik rawan kriminalitas dan tawuran warga selama Ramadan.
Kapolres Tangerang Selatan, Boy Jumalolo, menyebut langkah ini sebagai upaya pencegahan dini.
“Posko ini kami siapkan untuk mengantisipasi terjadinya tawuran,” ujarnya.
Polres Tangerang Selatan membangun tujuh pos pantau di wilayah Ciputat, meliputi Ciputat, Cipayung, Rempoa, Pondok Ranji, Jombang, hingga perbatasan Ciledug. Di wilayah Pamulang, polisi menyiapkan dua pos pantau tambahan.
Setiap posko diisi personel gabungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP yang berjaga penuh. Selain posko, polisi juga meningkatkan patroli malam hari di kawasan rawan.
Tim Presisi Polres Tangsel akan bergerak ke lokasi yang berpotensi terjadi gangguan kamtibmas.
“Kami membangun kolaborasi dengan masyarakat untuk mencegah tawuran sejak dini,” tutup Boy. (**)
Tidak ada komentar