Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI) Michael Victor Sianipar menyatakan pihaknya masih menunggu perkembangan terbaru terkait pencalonan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028. Foto : Viralterkini.id/MAK Viralterkini.id, Jakarta – Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI) Michael Victor Sianipar menyatakan pihaknya masih menunggu perkembangan terbaru terkait pencalonan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028.
Hingga saat ini, belum ada keputusan final maupun komunikasi lanjutan yang diterima FFI terkait proses pencalonan tersebut.
Michael mengungkapkan bahwa komunikasi dengan pemerintah terkait rencana Indonesia maju sebagai tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028 sejatinya telah terjalin sejak cukup lama. Namun, ia mengakui belum ada pembahasan lanjutan yang lebih konkret dalam beberapa waktu terakhir.
“Kami mau tunggu perkembangannya lagi. Dan saya juga kemarin ketemu dengan Pak Erick Thohir sudah ada bicara-bicara sekilas,” ujar Michael di Jakarta, Senin (9/2/2026).
Menurut Michael, wacana Indonesia mencalonkan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028 sebenarnya sudah mulai dibicarakan sejak 2025.
Dalam proses komunikasi tersebut, Ketua Umum PSSI Erick Thohir disebut telah menyampaikan langsung niatan Indonesia kepada Presiden FIFA Gianni Infantino.
Michael menjelaskan bahwa pembicaraan awal tersebut menjadi langkah penting dalam membuka peluang Indonesia menjadi tuan rumah turnamen futsal terbesar di dunia.
Namun demikian, hingga kini belum ada tindak lanjut resmi dari FIFA maupun pihak terkait mengenai status pencalonan Indonesia.
“Beliau (Erick Thohir) juga sudah pernah cerita ke saya bahwa beliau sudah sampaikan juga ke Presiden FIFA hal tersebut. Tapi itu kan tahun lalu. Dan memang kalau Piala Dunia Futsal itu beda dengan sepak bola ya. Kalau sepak bola itu diputuskan jauh-jauh hari,” kata Michael.
Perbedaan mekanisme penentuan tuan rumah antara Piala Dunia sepak bola dan Piala Dunia futsal menjadi salah satu faktor yang membuat proses pencalonan masih dinamis.
Michael menilai, keputusan untuk Piala Dunia Futsal biasanya diambil dalam rentang waktu yang lebih dekat dengan pelaksanaan turnamen.
Sebelumnya, pemerintah melalui Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir telah menegaskan bahwa Indonesia siap maju sebagai salah satu kandidat tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028.
Pemerintah menilai Indonesia memiliki modal kuat, baik dari sisi infrastruktur, pengalaman penyelenggaraan, maupun antusiasme publik terhadap futsal.
Keberhasilan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Asia Futsal 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, pada 27 Januari hingga 7 Februari lalu turut menjadi poin penting dalam pencalonan tersebut.
Turnamen tersebut dinilai berlangsung sukses, baik dari sisi teknis pertandingan, penyelenggaraan, maupun dukungan penonton.
Erick Thohir sebelumnya menyebut bahwa kesuksesan Piala Asia Futsal 2026 dapat menjadi referensi positif di mata FIFA.
Penyelenggaraan yang berjalan lancar dinilai menunjukkan kesiapan Indonesia dalam menggelar turnamen futsal berskala internasional.
Meski demikian, Erick juga mengakui adanya tantangan dalam pencalonan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028.
Salah satu tantangan tersebut adalah potensi Indonesia menggelar dua ajang besar secara beruntun jika terpilih menjadi tuan rumah.
Menurut Erick, situasi tersebut perlu dikomunikasikan lebih lanjut dengan FIFA selaku otoritas utama penyelenggara Piala Dunia Futsal.
Pemerintah dan federasi harus memastikan kesiapan dari berbagai aspek, mulai dari anggaran, infrastruktur, hingga manajemen penyelenggaraan agar tidak menimbulkan kendala di kemudian hari.
FFI sendiri menegaskan kesiapan untuk mendukung penuh apabila Indonesia benar-benar ditetapkan sebagai tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028.
Michael menyebut federasi siap berkoordinasi dengan PSSI, pemerintah, dan FIFA demi memastikan ajang tersebut dapat berjalan sesuai standar internasional.
Sambil menunggu kepastian, FFI saat ini memilih fokus pada pengembangan prestasi futsal nasional, termasuk pembinaan atlet dan peningkatan kualitas kompetisi dalam negeri.
Michael berharap, terlepas dari hasil pencalonan tuan rumah, futsal Indonesia tetap terus berkembang dan mampu bersaing di level dunia. (ag/ma)
Tidak ada komentar